MAGELANGEKSPRES.COM,Rencana membuka sembilan sektor bisnis di tatanan kehidupan baru atau new normal mendapat sambutan positif dari sejumlah kalangan. Kebijakan tersebut bisa meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Sembilan sektor tersebut adalah pertambangan, perminyakan, industri, konstruksi, perkebunan, pertanian dan peternakan, perikanan, logistik dan transportasi barang. Kebijakan ini juga telah direspons dengan baik oleh pemimpin daerah di 102 kabupaten/kota yang berzona hijau. \"Saya memperkirakan sembilan sektor ini memberikan kontribusi yang signifikan terhadap PDB Indonesia dan tenaga kerja, terutama di bidang pertanian dan industri,\" kata Economics Content Coordinator BINUS, Mohamad Ikhsan Modjo, dalam video daring, kemarin (9/6). Lebih jauh ia menjelaskan, bahwa sektor pertanian berkontribusi hingga 13,47 persen terhadap PDB. Sementara sektor industri yang berkontribusi hingga 19,89 persen terhadap PDB. \"Bila ditambahkan dengan sembilan sektor akan menjadi lebih besar, bisa mencapai 65 persen,\" ujarnya. Oleh karena itu, ia memberikan dukungan dengan dibukanya sembilan sektor bisnis tersebut. Namun yang terpenting pemerintah jangan longgar dalam protokol kesehatan penanganan Covid-19. Selain itu, komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah harus terjalin dengan baik. \"Yang terpenting protokol dan sosialisasi sama. Jadi, jangan sampai pemerintah pusat sudah keluarkan, di pemerintah daerah belum. Ini nantinya akan membingungkan masyarakat,\" tutur dia. Senada, ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Ariyo Irhamna mengatakan, dibukanya sembilan sektor akan membuat perekonomian nasional menjadi lebih baik dari kuartal I/2020 di posisi 2,97 persen. \"Tentu ketika ekonomi sudah dibuka maka indikator bisa lebih baik, namun pertumbuhan ekonomi kuartal II/2020 saya duga berada pada rentang 2-3 persen,\" katanya kepada Fajar Indonesia Network (FIN), kemarin (9/6). Sementara itu ekonom senior dari Universita Perbanas Piter Abdullah mememperkirakan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2020 masih negatif. \"Pertumbuhan ekonomi kuartal 2 diperkirakan akan negatif. Perkiraan saya di kisaran minus 2 hingga minus 4 persen,\" ujarnya kepada Fajar Indonesia Network (FIN), kemarin (9/6). Sebelumnya, pemerintah Indonesia rencana pembukaan sektor ekonomi dan penetapan 102 Kabupaten/Kota untuk melaksanakan program masyarakat produktif dan aman Covid-19 telah dimulai. Program tersebut baru berlaku bagi sejumlah daerah yang berada di zona hijau dan tidak terdapat kasus Covid-19.(din/fin)
Sembilan Sektor Dibuka, Bisa Naikkan PDB
Kamis 11-06-2020,03:52 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 16-07-2026,16:32 WIB
Atasi Krisis Murid SD Negeri, Walikota Magelang Kaji Kebijakan Insentif Khusus
Kamis 16-07-2026,14:25 WIB
MBG Kembali Berjalan, Harga Sayuran di Pasar Sewukan Magelang Mulai Naik
Kamis 16-07-2026,13:59 WIB
Kemarau Godzilla Diprediksi hingga Oktober, BPBD Kota Magelang Ingatkan Risiko Kekeringan
Kamis 16-07-2026,16:17 WIB
Ingin Sehat? Kata Dokter Medi, Hijrah dengan Pola Hidup Sehat, Jangan Tergantung Obat
Kamis 16-07-2026,11:34 WIB
DPRD Tanggamus Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Polbangtan Kementan
Terkini
Jumat 17-07-2026,09:00 WIB
Temanggung Jadi Produsen Tembakau Terbesar Kedua di Jawa Tengah, Petani Berharap Harga Naik
Jumat 17-07-2026,08:30 WIB
Explore Bener Super Hidupkan Wisata dan UMKM Purworejo, Bupati Ajak Kolaborasi Semua Pihak
Jumat 17-07-2026,08:00 WIB
HAWS Magelang Terapkan Program Katering Bergizi Berstandar Al Azhar, Pasok Makanan dari Dapur Monjali
Jumat 17-07-2026,07:30 WIB
Anggaran Pendampingan Pilkades Serentak 2027 Dinilai Minim, Komisi I DPRD Purworejo Dorong Penambahan
Jumat 17-07-2026,07:24 WIB