MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO - Salah satu kunci keberhasilan tugas Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Badan Kerja Sama Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (BK DAPM) yakni kedisiplinan para peminjam dalam pengembalian dana. Terus bergulirnya dana akan bermanfat bagi masyarakat yang membutuhkan untuk usaha ekonomi produktif. Karena itulah, pengelolaan UPK-BK DAMP harus dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH pada kegiatan Rapat Koordinasi Forum UPK-BK DAPM dan Halal bihalal di Rumah Makan ABK Purworejo, Senin (22/6). Hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermasdes) Kabupaten Purworejo Agus Ari Setyadi SSos, Ketua Forum BK DAPM Drs Sartono, Ketua Forum UPK Singgih Bayu Aji SE, dan pengurus Sri Susilowati SE. Yuli Hastuti berharap, keberadaan UPK-BKAD dapat menangkal keberadaan rentenir atau lintah darat yang selama ini sering menjerat masyarakat yang terdesak oleh kebutuhan ekonomi. “Juga melalui Rapat Koordinasi UPK BK DAPM, nantinya bisa menjadi wahana untuk menyamakan persepsi, berbagi informasi sekaligus memecahkan persoalan-persoalan yang mungkin timbul dalam pengelolaan program ini,” ungkapnya. Menurutnya, program UPK BK DAPM menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memberdayakan masyarakat melalui kegiatan pembangunan desa. Adanya program ini diharapkan akan mampu memacu pertumbuhan ekonomi dan mendorong kemajuan di berbagai bidang kehidupan. “Yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. Sementara itu, Sartono menjelaskan bahwa Rakor UPK BK DAPM ini mengambil tema mempererat tali persaudaraan untuk mewujudkan DAPM yang tangguh di tengah pandemic Covid-19. Rakor ini untuk melihat kembali apa saja kegiatan yang sudah dilaksanakan dan yang belum dilaksanakan. “UPK BK DAPM yang bergerak dibidang perekonomian, maka butuh semangat dan inonvasi baru, kususnya tahun 2020 ini karena pandemi corona. Harapannya dengan inovasi, supaya tidak terlalu jatuh, tapi bisa bertahan,” jelasnya. Menurutnta, pelaksanaan program BK DAPM mengalami penurunan karena adanya pandemi Covid-19. Termasuk rapat koordiansi UPK BK DAPM se-kabupaten yang baru dapat dilaksanakan saat ini, setelah Pemerintah Kabupaten Purworejo menerapkan new habit (aktivitas kebiasaan baru). “Forum BKDAPM dan Forum UPK juga melakukan bhakti sosial penanggulangan covid-19 antara lain membagikan alat pelindung diri berupa baju, face shield, hansanitiser, dan sabun cuci tangan,” ungkap Sartono. (top)
UPK BK DAPM Didorong Maksimalkan Pengelolaan
Selasa 23-06-2020,03:26 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-07-2026,17:00 WIB
Sekolah Negeri Nekat Jual Seragam, Bupati Magelang Siapkan Kanal Laporan Khusus
Rabu 01-07-2026,16:00 WIB
Urus Kendaraan Warga Bandongan Pindah ke Polres Magelang Kota, Bupati Ungkap Nasib Pajaknya
Rabu 01-07-2026,16:08 WIB
Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Magelang Tabuh Genderang Perang Lawan Judi Daring
Rabu 01-07-2026,17:20 WIB
Pengusaha Klaten Rogoh Kocek Pribadi Renovasi Makam Kyai Langgeng, Ternyata Ini Alasannya
Rabu 01-07-2026,18:00 WIB
Khawatir Etika Anak Muda Luntur, BPIP Gembleng Ribuan Generasi Muda Kota Magelang
Terkini
Kamis 02-07-2026,15:10 WIB
Gunung Merapi Erupsi, Kunjungan Wisatawan Ketep Pass Magelang Justru Membeludak
Kamis 02-07-2026,15:04 WIB
Ketakutan Simpan 1,5 Kg Tembakau Sintetis, Pria di Magelang Pilih Serahkan Diri
Kamis 02-07-2026,14:44 WIB
Mentan Amran: Pembangunan Pertanian di Papua Harus Berbasis Kearifan Lokal
Kamis 02-07-2026,12:58 WIB
Tak Sekadar Naik Candi, Borobudur Siapkan Atraksi Seru Ini Selama Libur Sekolah
Kamis 02-07-2026,11:00 WIB