MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO - Sektor pertanian tetap mampu bertahan selama masa pendemi. Kondisi itu antara lain dialami oleh Fajar Alwani (36), pengusaha bibit tanaman buah asal RT 02 RW 02 Desa Rebug Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo. Hingga saat ini, ia berhasil mengembangkan bibit tanaman anggur berkualitas super dengan memadukan bibit impor dan lokal melalui cara grafting/penyambungan. Fajar menyebut telah menekuni usaha bibit tanaman anggur tersebut sudah sejak satu tahun yang lalu. Tidak hanya bibit tanaman anggur, ia juga menyediakan bibit tanaman buah lainnya. Budidaya tanaman-tanaman itu ia pelajari secara otodidak, melalui media sosial seperti youtube, dan artikel yang ada di google. \"Bibit yang saya tanam ini jenisnya bibit anggur ninel dan carnival, dixon, banana, akademik, transfiguration, Jupiter, dan masih banyak lagi jenis-jenis anggur impor lainnya,\" kata Fajar, Kamis (12/11). Proses penanaman bibit anggur ini melewati beberapa tahap. Mulai dari tahap pertama memilih batang untuk dijadikan batang bawah root stock untuk Grafting (stek/nyambung). Tahapan kedua yakni penyemaian cutting. Lalu pemilihan entres yang berkualitas untuk selanjutnya proses menyambung atau grafting. \"Untuk proses penanaman bibit anggur ini, mulai dari tanam sampai berbuah memakan waktu sekitar lima bulan dan harus terkena sinar matahari langsung. Ini untuk memperoleh anggur manis dan berkualitas,” jelasnya. Fajar mengaku bahwa selama pandemi ini memang semua sektor perekonomian terdampak. Namun, usaha yang ditekuninya tetap mampu bertahan. Pemasaran bibit anggur miliknya tetap jalan. Bahkan, mampu menembus pasar nasional. Belum lama ini, pesanan datang dari Batam. Ia memasarkan bibit tanaman anggurnya melalui media sosial facebook, marketplace shoopee, tokopedia dan channel youtube Fajar Bibit. Pemesanan juga dapat langsung dilakukan dengan datang langsung ke pusat budidaya di rumahnya. Harga satu bibit anggur berkisar mulai dari Rp100 ribu hingga Rp200 ribu. “Bergantung varian atau jenis dan usia tanamannya,” ungkap Fajar. (top)
Warga Desa Rebug Sukses Budidaya Anggur Super, Pandemi Tak Halangi Pemasaran
Jumat 13-11-2020,02:19 WIB
Editor : ME
Kategori :