Cara menggunakannya adalah dengan cara dikonsumsi menjadi minuman atau diambil sarinya.
Selain itu, bunga tabebuya pun bisa untuk membuat pupuk tanaman.
Dengan menanam pohon bunga Tabebuya, maka udara sekitar akan lebih bersih karena pohon ini berfungsi menyerap karbon dan polusi kendaraan.
BACA JUGA:Jadi Spot Foto Baru, Beginilah Asal Usul Pohon Tabebuya di Dusun Ngletoh Magelang
4. Bunganya Susah Dibudidayakan
Pohon bunga Tabebuya adalah pohon yang susah dibudidayakan meskipun pohon ini masa hidupnya relatif lama.
Bunga ini pun waktu mekarnya dalam setahun relatif singkat.
Pohon bunga ini pun cenderung kecil dan tidak teratur ketika masih muda.
Oleh karena itu, untuk membudidayakannya butuh tanah yang dikeringkan dengan baik untuk merespon proses pemupukan.
5. Punya Waktu Mekar Berbeda di Tiap Negara
BACA JUGA:Ekspektasi vs Realita Wisata Gratis Bunga Tabebuya di Ngletoh Payaman yang Viral
Uniknya, bunga Tabebuya yang julukannya beda di setiap negara pun memiliki waktu mekar yang berbeda-beda di tiap negara.
Di Indonesia, dalam setahun bunga ini mekar sebanyak tiga kali yakni pada bulan Maret, Oktober, dan November.
Di belahan bumi bagian selatan, bunga ini mekar di bulan Juli hingga September.
Sementara itu, bunga ini juga tumbuh dan mekar dengan subur di negara India dan sekitarnya yakni pada akhir tahun, Desember hingga Januari.
Itulah lima fakta unik Bunga Tabebuya yang sedang bermekaran di Magelang. Bagaimana, mau mencoba menanamnya? (*)