Kini giliranmu menderita
Kau tak pernah tau hancurnya jadi aku
Kau mau lari ke mana
Ku akan terus kamu denganmu
Cobalah tuk bersembunyi
Ku pasti menemukanmu
Atas nama jiwa yang telah hancur
Ku akan kembali tuk membalasmu
Biar kau tau rasanya tersiksa
Kini giliranmu menderita
Jika suatu hari kau tersiksa, itu tangisku yang mengutukmu
Sama sperti mata untuk mata, langit pun tak mampu menolongmu