Misi Dagang Ekonomi Jateng-Jatim Tembus Rp 2,9 Triliun
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen kompak saat gelaran Misi Dagang dan Investasi Jateng-Jatim di PO Hotel Semarang, Kamis 29 Januari 2026.-IST-MAGELANG EKSPRES
MAGELANGEKSPRES.ID - Kolaborasi strategis antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah membuahkan hasil impresif dalam forum misi dagang serta investasi.
Nilai transaksi yang tercipta menembus angka Rp 2,9 triliun. Angka ini tentu menjadi pencapaian penguatan stabilitas ekonomi Jateng dan Jatim secara berkelanjutan.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan bahwa agenda yang perdana digelar di Jawa Tengah ini mencatatkan realisasi perdagangan luar biasa.
BACA JUGA:Asyik Bermain, Bocah 4 Tahun di Ringinputih Borobudur Magelang Tercebur Sumur Sedalam 7 Meter
Jawa Timur memasok komoditas senilai Rp 2,658 triliun dan melakukan pembelian sebesar Rp 184 miliar. Selain itu, terdapat komitmen investasi yang menyentuh angka Rp 96 miliar.
"Alhamdulillah, interaksi dagang yang terbangun sangat positif. Fenomena ini merefleksikan besarnya potensi kerja sama antara kedua wilayah," kata Khofifah selepas seremoni kerja sama di Hotel PO Semarang, Kamis (29/1).
Investasi senilai Rp 96 miliar tersebut diinisiasi oleh Real Estate Indonesia (REI) Jatim yang bersinergi dengan REI Jateng.
BACA JUGA:Bupati Temanggung Pastikan Pembangunan SMP Negeri 3 Pringsurat, Target Terealisasi 2028
Fokus utamanya menyasar pada pengadaan lahan guna mendukung akselerasi program nasional.
Langkah tersebut diambil mengingat ketersediaan ruang pengembangan di Jawa Timur kian terbatas akibat perluasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD).
Oleh karena itu, ekspansi investasi ke Jawa Tengah menjadi solusi cerdas untuk menjaga ritme pembangunan properti. Selain sektor infrastruktur, sektor pangan tetap menjadi tulang punggung utama.
BACA JUGA:Service Gratis Yamaha, Ringankan Beban Korban Banjir di Mejobo Kudus
Jawa Timur, kata Khofifah, telah mengamankan sejumlah komoditas esensial dari Jawa Tengah, di antaranya kayu jati, telur ikan, cengkeh, serta tembakau.
Sebaliknya, Jawa Timur mendistribusikan produk unggulan seperti beras, kopi, dan daging ayam ke pasar Jawa Tengah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres