SEMARANG, MAGELANGEKSPRES.ID - Hubungan antara Provinsi Jawa Tengah dan Negara Bagian Malaka, Malaysia, terus mengalami penguatan, khususnya di sektor investasi.
Dalam kunjungan resmi ke Semarang, Gubernur Malaka, Mohd Ali Rustam, bersama rombongan menyampaikan komitmennya untuk memperluas kerja sama lintas sektor, termasuk ekonomi, pendidikan, hingga kebudayaan.
Pertemuan dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, berlangsung hangat di kantor gubernuran, Jumat, 20 Juni 2025.
BACA JUGA:Gas Melon Kalah Telak! CNG dari Jateng Ini Lebih Murah dan Gratis Instalasi
Kedua kepala daerah sepakat untuk menjalin kemitraan jangka panjang yang mendasari pada potensi dan kebutuhan kedua wilayah.
"Selama lima tahun terakhir, Malaysia berada di peringkat keenam dalam daftar negara dengan realisasi investasi terbesar di Jawa Tengah," ujar Kepala DPMPTSP Jawa Tengah, Sakina Rosellasari.
Menurutnya, mayoritas investasi Negeri Jiran itu menjangkau di sektor-sektor penting seperti farmasi, karet, alas kaki, dan manufaktur mainan anak.
BACA JUGA:Mainan Anak dari Kendal Tembus Pasar Amerika di Tengah Tantangan Global
Jawa Tengah menjadi salah satu kawasan tujuan utama penanaman modal asing. Selain Malaysia, minat juga datang dari negara seperti Hongkong, Jepang, dan Korea Selatan," imbuhnya.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menuturkan, seusai pertemuan ini, selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan kunjungan balasan ke Malaka.
Semakin spesial, lantaran rencana kunjungan balasan akan dibersamakan dengan pembukaan rute penerbangan internasional Semarang-Kuala Lumpur di Bandara A Yani.
"Harapannya kunjungan ini sekaligus menjadi jembatan untuk memperluas kerja sama konkret di berbagai sektor," katanya.
BACA JUGA:Mainan Anak dari Kendal Tembus Pasar Amerika di Tengah Tantangan Global
BACA JUGA:Investasi Jateng Tembus Rp 21 T, Menperin: Karena Gubernur Luthfi
Sementara itu, Gubernur Malaka, Mohd Ali Rustam menilai hubungan antara Malaka dan Jawa Tengah selama ini telah memberi dampak positif.