Peristiwa ini ikut menyita perhatian masyarakat Kabupaten Purworejo.
BACA JUGA:Keragaman Budaya Semarakkan Karnaval Kemerdekaan Kecamatan Kutoarjo
Warga menilai, aksi ini merupakan bentuk protes atas tragedi yang menewaskan satu pengemudi ojek online (ojol) oleh mobil brimob saat aksi demonstrasi di Jakarta Pusat.
Namun aksi yang berujung ricuh tersebut ikut dinilai sebagai hal yang telah melenceng.
"Ojo bro, purworejo ojo melu2, sing guyub rukun kabeh. Demo sing presisi, ojo ngerusak (Purworejo tidak perlu ikut-ikutan, yang rukun semuanya. Demo yang benar, jangan merusak)," tulis Instagram @rakasillas dalam sebuah postingan (31/8).