Kamboja Gandeng Jawa Tengah Bangun Jejaring Pendidikan dan Ekonomi Halal ASEAN

Kamis 23-10-2025,15:58 WIB
Reporter : Wiwid Arif
Editor : Arief Setyoko

SEMARANG, MAGELANGEKSPRES.ID - Pemprov Jawa Tengah dan Kerajaan Kamboja membuka peluang kolaborasi baru di sektor pendidikan, industri halal, dan pertanian.

Kesepahaman ini muncul dalam pertemuan antara Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dan Menteri Senior Urusan Islam Kerajaan Kamboja Datuk Othsman Hassan, di Semarang, Rabu (22/10).

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) pusat pada Juni 2025 lalu.

BACA JUGA:Investasi Jawa Tengah Naik Tajam Tembus Rp66 Triliun, Serap 326 Ribu Pekerja

Keduanya membahas langkah konkret untuk mempererat kerja sama. Terutama dalam pengembangan pendidikan Islam dan pengolahan bahan pangan halal.

Datuk Othsman menilai kolaborasi ini penting untuk memperkuat hubungan antarnegara di kawasan Asia Tenggara.

"Kami ingin memperluas kerja sama antara negara-negara Dunia Melayu Dunia Islam, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Kamboja," katanya.

BACA JUGA:808 Atlet Difabel Bersaing di Kejurprov NPCI Jawa Tengah 2025

Kamboja, jelasnya, memiliki banyak bahan baku untuk industri halal yang berpotensi dikelola bersama Indonesia. Upah tenaga kerja yang kompetitif pun juga dinilai membuka peluang ekspor dan pengembangan produk halal.

"Kami ingin mengolah bahan-bahan mentah bersama Indonesia agar bisa masuk pasar halal global,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Taj Yasin menyambut baik inisiatif tersebut. Sejumlah pesantren di Jawa Tengah sudah menjalin kemitraan dengan lembaga pendidikan di Kamboja.

BACA JUGA:Koperasi Merah Putih di Jawa Tengah Capai Pembentukan Penuh, Libatkan 136 Ribu Anggota Aktif

BACA JUGA:Wagub Jateng Taj Yasin Ajak Pesantren Kembangkan Lahan untuk Swasembada Pangan

"Kerja sama ini sudah dimulai lewat pesantren, termasuk Isy Karima. Hubungan ini mudah dikembangkan ke bidang lain," ucapnya.

Selain pendidikan, kolaborasi juga diarahkan ke sektor pertanian. Kamboja yang kaya hasil padi berpeluang bermitra dengan Jawa Tengah dalam pengolahan dan ekspor bahan pangan halal.

Kategori :