MAGELANGEKSPRES.ID - Kelurahan Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah, terus memperkuat langkah menuju pengakuan sebagai Kampung Wisata Cantik.
Saat ini, Cacaban tengah memasuki tahap pendampingan dan penilaian yang dilakukan Pemerintah Kota Magelang melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar).
Penilaian difokuskan di RW 4 Cacaban dimana tim penilai terdiri dari Riyadi Kurniawan (Disporapar Provinsi Jawa Tengah), serta dua pengelola Kampung Wisata Kandri Kota Semarang, Heri Nurhadi dan Zabaedi.
BACA JUGA:Cacaban Siap Jadi Kampung Wisata Andalan di Kota Magelang
Plh Sekretaris Daerah Kota Magelang, Larsita pun memberi pujian.
Menurutnya, kekompakan warga Cacaban dalam mengembangkan wisata berbasis masyarakat kentara jelas.
"Kampung Cantik menjadi bagian dari perjalanan panjang warga Cacaban dalam membangun kesadaran akan pentingnya pariwisata berkelanjutan,” ujar Larsita di Aula Kelurahan Cacaban, Kamis (30/10).
BACA JUGA:Menyibak Sosok R Soeprodjo Projowidagdo, Walikota Pertama Magelang yang Lawan Penjajah Tanpa Senjata
Inspektur Daerah Kota Magelang tersebut menilai, fokus penilaian di RW IV Cacaban, bukan tanpa alasan.
Pasalnya, baru saja Pokdarwis Bersemi RW 4 yang berhasil meraih Juara Harapan II Jambore Pokdarwis Provinsi Jawa Tengah 2024.
"Makna yang bisa kita ambil bahwa bersatu, berkreasi, dan berinovasi, akan menuai perubahan besar walaupun dari cara-cara sederhana,” kata Larsita.
BACA JUGA:UNIMMA Wisuda 494 Lulusan, 179 Raih Predikat Cumlaude
Sementara itu, Kepala Disporapar Kota Magelang, Imam Baihaqi menyampaikan kegiatan ini menjadi momentum peningkatan kualitas pengelolaan wisata kampung, mulai dari produk, pelayanan, hingga keberlanjutan ekonomi.
“Hasil penilaian ini akan menjadi dasar pembinaan sesuai Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 53 Tahun 2019 tentang Pemberdayaan Desa Wisata,” jelas Imam.
Pemkot, kata dia, ingin memastikan pengelolaan Kampung Wisata Cantik Cacaban benar-benar memberi manfaat ekonomi dan sosial bagi warga.