Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Jawa Tengah, Nyata Nugraha menambahkan, dukungan Pemprov Jateng terhadap sektor ini sudah berjalan sejak beberapa tahun terakhir.
Antara lain melalui penyelenggaraan Jateng Halal Fair 2024 dan Jateng Halal Festival 2025, serta capaian Adinata Syariah Zona Khas 2024.
"Ke depan, Jawa Tengah sedang menyiapkan kawasan wisata ramah muslim yang akan diluncurkan bersamaan dengan MTQ Nasional. Termasuk desa wisata akan dikembangkan menjadi desa wisata ramah muslim pertama di Jawa Tengah," paparnya.
BACA JUGA:Program Mudik dan Balik Rantau Gratis Jawa Tengah Kembali Raih Antusiasme Masyarakat
BACA JUGA:Wapres Gibran Puji Gubernur Ahmad Luthfi Atasi Banjir Jateng dengan Sinergi Pemerintah Pusat
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno memberi apresiasi atas penghargaan dari KNEKS maupun KDEKS terhadap upaya penguatan ekonomi syariah di Jawa Tengah.
Menurutnya, dengan mayoritas penduduk beragama Islam, perputaran ekonomi di Jawa Tengah semestinya memang berbasis syariah.
“Gubernur Ahmad Luthfi sudah melihat potensi besar ini. Arah kebijakan tahun 2027 menempatkan ekonomi syariah sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi daerah,” ucap Sumarno.