DKPP Purworejo Gencarkan Vaksinasi PMK di Sentra Sapi, 1.925 Dosis Sudah Disalurkan

Kamis 05-02-2026,17:04 WIB
Reporter : Eko Sutopo
Editor : Nur Imron Rosadi

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.ID Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo terus mengintensifkan program vaksinasi sebagai langkah antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, khususnya sapi, di wilayah dengan populasi ternak tinggi.

Upaya ini juga dibarengi dengan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada para peternak guna mencegah penyebaran PMK.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DKPP Kabupaten Purworejo, drh. Sri Widartik, MM, mengatakan vaksinasi PMK telah dilaksanakan sejak awal Februari 2026.

BACA JUGA:141 Peserta Adu Keterampilan dalam LKS SMK Tingkat Kabupaten Purworejo

Pada pekan ini, vaksinasi digelar selama tiga hari, yakni pada 3–5 Februari 2026, dengan melibatkan empat tim vaksinator setiap harinya.

“Setiap tim terdiri dari medik dan paramedik veteriner yang ditugaskan menjangkau wilayah sentra peternakan sapi,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).

Ia menjelaskan, vaksin PMK yang digunakan merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan diproduksi di dalam negeri oleh Balai Besar Veteriner Farma (Pusvetma).

BACA JUGA:Penerima Program MBG di Kabupaten Purworejo Belum Merata, Wabup Dion Agasi Angkat Bicara

Vaksin tersebut hanya diberikan kepada ternak yang memenuhi persyaratan kesehatan.

“Ternak yang divaksin adalah ternak dalam kondisi sehat, tidak sedang bunting, serta pedet atau cempe yang sudah lepas sapih,” jelasnya.

Hingga saat ini, DKPP Kabupaten Purworejo telah menerima sebanyak 1.925 dosis vaksin PMK dari target total 6.000 dosis.

BACA JUGA:Pengurus Ansor Kabupaten Purworejo 2025–2029 Dilantik, Empat Badan Khusus Diluncurkan

Vaksinasi akan terus dilanjutkan seiring dengan pendistribusian vaksin tahap berikutnya.

“Pelaksanaan vaksinasi akan berjalan terus sesuai ketersediaan vaksin yang diterima,” imbuhnya.

Selain vaksinasi, DKPP Purworejo juga menggiatkan KIE kepada peternak terkait manajemen kandang dan transportasi ternak.

Kategori :