Seperti PT Jateng Agro Berdikari (JTAB) melalui program Kendil dan Gerakan Pangan Murah (GPM).
BACA JUGA:Pemudik Hidrosefalus Asal Sukoharjo Mendapat Perhatian Khusus Taj Yasin
Direktur JTAB, Totok Siswanto, menambahkan pemantauan harga dilakukan setiap hari di 35 kabupaten/kota sebagai dasar pengambilan kebijakan.
“Begitu ada kenaikan signifikan, kami langsung lakukan operasi pasar. Seperti cabai kemarin sempat tinggi, langsung kami intervensi sampai harga turun,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan akan terus memperkuat pemantauan harga, distribusi pasokan, serta intervensi pasar menjelang lebaran 2026.
BACA JUGA:Walikota Magelang Damar Prasetyono Ambil Sumpah 18 CPNS
Hal tersebut untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi menjelang Lebaran.