Tinjau SMA Negeri 1 Cilacap, Prabowo dan Ahmad Luthfi Pastikan Program MBG Lancar

Rabu 29-04-2026,13:36 WIB
Reporter : Wiwid Arif
Editor : Arief Setyoko

CILACAP, MAGELANGEKSPRES.ID - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan hasil revitalisasi bangunan di SMA Negeri 1 Cilacap, Rabu (29/4/2026).

Kunjungan kerja ini bertujuan memastikan program prioritas nasional berjalan lancar sekaligus mengecek kualitas fasilitas pendidikan daerah.

Presiden Prabowo menyatakan, pelaksanaan program MBG di sekolah tersebut berjalan dengan baik.

BACA JUGA:KEK Industropolis Batang Serap 18.390 Pekerja, Siap Jadi Shenzhen-nya Indonesia

Ia langsung mendengarkan respons positif dari para siswa yang merasa sangat terbantu dengan adanya pemberian nutrisi gratis setiap hari.

"Anak-anak menyampaikan langsung kepada saya bahwa mereka menyukai program tersebut. Mereka merasa program MBG sangat membantu, terutama dalam menghemat pengeluaran," kata Prabowo di sela-sela kunjungannya.

Mantan Menteri Pertahanan itu juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat investasi di sektor pendidikan demi masa depan bangsa.

BACA JUGA:Dipuji Prabowo, Ahmad Luthfi Optimistis Jateng Capai Target Zero Sampah pada 2028

Menurutnya, sekolah adalah instrumen utama dalam menyiapkan generasi penerus sehingga setiap anak Indonesia berhak mendapatkan akses pendidikan terbaik.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyoroti besarnya perhatian pemerintah pusat terhadap kelayakan fasilitas sekolah di daerahnya.

SMA Negeri 1 Cilacap telah menerima kucuran bantuan senilai Rp1,053 miliar pada tahun anggaran 2025 yang digunakan untuk merehabilitasi tujuh ruang kelas dan membangun tiga paket toilet.

"Kemudian beliau (Presiden) juga akan menambah perbaikan pembangunan sekolah," kata Luthfi.

BACA JUGA:1.000 Desa Wisata dan 1.000 Konten Kreator Lokal Jawa Tengah Bakal Disuntik APBD Mulai Tahun Depan

Fasilitas hasil revitalisasi tersebut kini telah dimanfaatkan sepenuhnya oleh 1.274 siswa dan 98 tenaga pendidik.

Selain perbaikan fisik, pemerintah pusat turut mendistribusikan perangkat transformasi digital berupa papan interaktif digital, laptop, dan hard disk eksternal guna menunjang sistem pembelajaran berbasis teknologi.

Kategori :