Festival Batik Magelang 2025 Hidupkan UMKM dan Ekonomi Kreatif Daerah

Festival Batik Magelang 2025 Hidupkan UMKM dan Ekonomi Kreatif Daerah

MEMBATIK. Perajin batik Magelang membatik di stan pameran Magelang Batik Festival 2025 di Alun-alun Kota Magelang, Rabu (22/10).-DENISA PUTRI-MAGELANG EKSPRES

MAGELANGEKSPRES.ID - Magelang Batik Festival 2025 menjadi momentum penting bagi pelaku ekonomi kreatif di Kota Magelang untuk memperluas jejaring usaha dan memperkuat pasar lokal.

Ajang yang berlangsung di Alun-alun Kota Magelang ini mempertemukan pengrajin, pelaku UMKM, dan komunitas kreatif dalam satu panggung promosi bersama.

Walikota Magelang Damar Prasetyono menyebut batik sebagai sumber kehidupan yang menumbuhkan daya saing ekonomi warga.

BACA JUGA:Festival Batik Terakbar di Kota Magelang Siap Pecahkan Rekor, Catat Tanggal dan Jadwalnya!

"Batik diwariskan sekaligus dikembangkan agar selalu selaras dengan zaman. Dari sinilah tumbuh daya saing ekonomi lokal," ujarnya saat pembukaan festival, Rabu (22/10).

Festival menampilkan pameran batik, produk UMKM, parade busana, dan flashmob kolosal dengan 10 ribu penari batik.

Damar menegaskan, kegiatan semacam ini memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Magelang dan membuka ruang kolaborasi lintas sektor.

BACA JUGA:Marak Pinjol Ilegal Jerat UMKM, Sekda Jateng Tekankan KUR Sebagai Solusi Aman

Asisten Deputi Pengembangan Kapasitas Usaha Kecil Kementerian Koperasi dan UKM RI, Renaldi menilai Magelang Batik Festival sebagai wujud penghormatan terhadap warisan budaya yang terus berkembang menjadi kekuatan ekonomi rakyat.

"Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan sekaligus jembatan bagi pelaku batik lokal menjangkau pasar yang lebih luas,” katanya.

Ia menambahkan, Magelang memiliki potensi besar sebagai sentra batik dengan ragam motif khas seperti Stupa Borobudur, Gelatik Madu, Kopi Pecah, Sejuta Bunga, dan Flora Fauna.

BACA JUGA:Magelang Batik Festival 2025 Dimulai, Ajang Kenalkan Motif Khas Daerah

"Motif-motif itu bukan hanya indah, tapi juga merekam kisah dan karakter masyarakat Magelang,” ujar Renaldi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mengatakan batik memiliki nilai ekonomi tinggi dan berpeluang besar dikembangkan lewat inovasi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelang ekspres

Berita Terkait