180 Pelari Lokal dan Mancanegara Susuri Rel KA
MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG– Sebanyak 180 pelari dari 37 kota diIndonesia dan lima negara asing seperti Jerman, Perancis, Australia dan Inggrismengikuti Mesastila Rails to Trails16K, Minggu (15/3). Mereka berlari di medan yang cukup menantang mulai start Museum Kereta Api Ambarawa hingga finish di eks Stasiun Mayong-Losari yang dijadikan sebagai frontoffice Mesastilla Resort & Spa diDesa Losari Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang. Medan yang ditempuh mulai dari rel keretaapi Ambarawa-Bedono sejauh 11 kilometer, lahan persawahan, perkebunan kopi hingga perkampungan penduduk. General Manager Mesastila Resort & Spa Sugeng Sugiantoro, mengungkapkan, ajang Mesastila Rails to Trails yang merupakan cikalbakal Mesastila Peaks Challenge tersebut, juga pernah dilaksanakansejak 2011 hingga 2015 silam. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai wujud kepedulian dari manajemen Mesastila Resort & Spa Magelang dalam rangka pengembanganwisata olahraga di Provinsi Jawa Tengah. “Apalagi, rute yang dilalui oleh para peserta ini sangat menarik dan menantang, yakni, melewati rel kereta api bergerigi yang hanya ada satu-satunya di Indonesia,” ungkapnya. RaceDirector Mesastila Rails to Trails 16 K Agus Budi Santoso menambahkan, dari 16 kilometer jarak yang ditempuhpara pelari harus melewati tantangan berlari di atas rel keretaapi dari Ambarawa sampai Bedono, di mana sekitar 4 kilometer medannyamenanjak. Yakni, mulai dari Jambu hingga Stasiun Bedono. “Ini merupakan lomba lari yang unik. Karena melintas di atas rel kereta api aktif yang dibangun tahun 1873. Adasebagian rel bergerigi yang ada tiga di dunia, salah satunya di Ambarawa dan dua lainnya di India dan Swiss,” terang Budi yang juga menjabat Fitness &Special Aktivitas Manager Mesastila Resort and Spa ini. Dijelaskan, evenylari ini dibagi dalam empat kategori yakni Open Male, Open Female (di bawah umur 40 tahun) dan Master Male serta Master Female (di atas umur 40 tahun).\ Tampil sebagai juara di nomor Open Male, Maju Jaya Manurung dengancatatan waktu 1 jam lebih 10 menit 52 detik, disusul Romario daLoma (1 jam lebih 12 menit 35 detik) dan Suprapto (1jam lebih 13menit 28 detik). Di nomor Open Female, Ruth Theresia berhasil meraih juara pertama setelah mencatatkan dirinya dengan waktu 1 jam lebih 42 menit 24 detik, disusul Anidya Dian (2 jam lebih 8 menit 12 detik) dan Miriam Atlman (Jerman) di tempat ketiga dengan catatan waktu 2 jamlebih 13 menit 33 detik. Sedangkan di nomor Master Male, juara pertama diraih Budi Irawan dengan catatan waktu 1 jam lebih 18 menit 3 detik, kemudian di tempatkedua Wahyu (1 jam lebih 22 meni 16 detik) dan Tyas Abdilah (1jam lebih 26 menit 49 detik) Di nomor Master Female, pelari Siti Muawamah mencatat waktu tercepatdengan 1 jam lebih 43 menit 40 detik, kemudian Musriatun di tempatkedua dengan catatan waktu 1 jam lebih 49,33 detik dan Bekti Utami (2jam lebih 34 menit 49 detik). (rls)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: