Baznas dan Kemenag Diminta Sosialisasikan Prokes
MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magelang diminta untuk selalu mensosialisasikan protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat. Permintaan tersebut disampaikan Bupati Magelang, Zaenal Arifin. \"Karena saat ini kita sedang mengalami gelombang yang cukup luar biasa, peningkatan terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Magelang masih sangat tinggi. Maka penerapan protokol kesehatan itu menjadi faktor yang penting untuk disosialisasikan kepada masyarakat,\" ucap Zaenal, dalam penyerahkan santunan kepada anak yatim piatu untuk menanggulangi dampak covid-19 oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Magelang. Santunan tersebut diserahkan secara langsung oleh Bupati secara simbolis kepada beberapa perwakilan di Ruang Mendut, Rumah Dinas Bupati Magelang, Rabu (30/9/2020). Baca juga Optimalkan Satgas Covid-19 RT/RW, Pemkot Magelang Keliling 17 Kelurahan Bupati mengapresiasi atas kinerja Baznas selama ini yang telah bersama dengan pemerintah melayani masyarakat sesuai fungsi dan tupoksinya masing-masing, meskipun di tengah kondisi sulit menghadapi pandemi covid-19. Akibat dampak dari covid-19, Baznas juga telah ikut berperan serta memberikan bantuannya berupa infak, zakat, dan sedekah kepada masyarakat terdampak, salah satunya kepada para anak yatim piatu. \"Anak-anak merupakan generasi emas yang harus terus kita persiapkan dan menjadi tanggung jawab kita bersama,\" ungkap Zaenal. Ketua Baznas Kabupaten Magelang, KH Afifudin dalam laporannya menyebutkan, santunan atau pentasarupan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Magelang untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19. \"Kegiatan pentasarupan ini secara riil sudah dilaksanakan kepada anak yatim sejumlah 802 orang,\" terang KH Afifudin. Selain memberikan santunan kepada anak yatim, Baznas juga memberikan bantuan kepada mualaf berupa sapi yang akan digemukan secara bergulir di Krinjing, Dukun dan di Kapuan berupa sapi betina untuk diperanakan secara bergantian dari kelompok tani. KH Afifudin menyebutkan saldo Baznas Kabupaten Magelang pada awal tahun 2020 mencapai Rp 888.474.171. Kemudian per 1 Januari 2020 sampai hari ini (30/9/2020) total saldo Rp 2.081.019.100. Lalu ditasarupkan sebesar Rp 1.883.673.654. Dan sisa yang ada disaldo pada saat ini berjumlah Rp 1.133.819.628. \"Uang yang masih ada ini direncanakan akan dialokasikan untuk pendidikan, kemiskinan, kesehatan dan dampak yang lain dari Covid-19 juga akan disalurkan dalam rangka untuk produktifitas kepada rekan-rekan kita yang miskin, contohnya untuk memberikan pelatihan seperti pertukangan, jadi tukang cukur rambut, ketatabogaan yang nantinya akan terus dikembangkan,\" pungkas KH Afifudin.(cha)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: