Delapan Bus  Angkut Santri Pondok Pesantren An-Nawawi Mudik ke Sumatera

Delapan Bus  Angkut Santri Pondok Pesantren An-Nawawi Mudik ke Sumatera

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO - Ratusan santri Pondok Pesantren An-Nawawi yang berasal dari Sumatera dipulangkan secara massal menggunakan delapan armada kendaraan, Rabu (1/4). Sebelum menaiki kendaraan, para santri menjalani protokoler pencegahan penyebaran Virus Corona atau Covid-19 seperti penyemprotan disinfectan dan pengecekan suhu tubuh. “Sebelum diberangkatkan, kami dari pihak pesantren memastikan bahwa mereka dalam keadaan sehat. Sesampai di rumah masin-masing kami juga telah menginstruksikan agar mereka patuh pada protokol dengan melapor kepada pemerintah desa dan mengecek kesehatan di faskes terdekat termasuk melakukan isolasi diri selama empat belas hari,” kata Kepala Ponpes Putra An-Nawawi, Hamid Nur SH. Dikatakannya, pemulangan santri asal Sumatera tersebut diperlakukan secara khusus dibanding dengan santri dari daerah lain lantaran perjalanannya yang jauh dan memakan waktu lama memiliki risiko yang cukup tinggi sehingga diputuskan untuk diantar hingga daerah tempat tinggalnya masing-masing. “Kami juga berkoordinasi dengan jaringan alumni di daerah untuk turut mengawal proses pemulangan ini. Sesampai di daerah, nanti mereka akan langsung dijemput oleh orang tua/wali masing-masing. Jadi interaksi dengan pihak lain selama perjalanan kami minimalisir,” katanya. Dijelaskannya, secara bertahap pihaknya memulangkan sebanyak 2.800 santri ke rumah masing-masing hingga awal Juni mendatang. Meski demikian, aktivitas pembelajaran tetap akan dilaksanakan secara online disamping tugas-tugas belajar yang harus di kerjakan di rumah. “Kita semua tentu berharap agar keadaan segera membaik maka tidak lupa sesuai arahan dari pengasuh agar para santri senantiasa berdoa memohon pertolongan kepada Allah agar  virus corona segera dapat diatasi,” imbuhnya. Sementara itu, Ketua Yayasan An-Nawawi, KHR Muhammad Maulana Alwi SH saat memberikan pengarahan kepada para santri menegaskan bahwa pemulangan santri ini dilakukan sesuai dengan saran dari pemerintah. Kepada para santri beliau berpesan agar senantiasa taat terhadap aturan pemerintah terlebih dalam menghadapi Virus Corona ini. “Jaga kesehatan, jaga diri baik-baik selama perjalanan hingga nantinya sesampai di rumah. Jangan lupa senantiasa mengamalkan doa dan dawuh dari pengasuh. Tanggal dua Juni mendatang, semoga kita dipertemukan dalam suasana yang lebih baik dari sekarang,” tuturnya.(luk)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: