Sering Longsor, Saluran Clumbring Selomerto Perlu Perhatian Khusus

Sering Longsor, Saluran Clumbring Selomerto Perlu Perhatian Khusus

LONGSOR. Saluran irigasi Sinangka Dusun Clumbring Desa Krasak Kecamatan Selomerto kembali longsor.(foto : Agus Supriyadi/Wonosobo ekspres)--Magelangekspres.com

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.DISWAY.ID- Saluran irigasi Sinankga Dusun Clumbring Desa Krasak Kecamatan Selomerto kembali longsor. Saluran yang menyudet Sungai Begaluh tersebut menjadi langganan longsor saat musim hujan. Sehingga ditetapkan menjadi salah satu titik rawan longsor di Kabupaten Wonosobo.

“Jadi saluran irigasi itu langganan longsor, karena saluran berada di bawah tebing serta posisinya lebih tinggi dari jalan raya Wonosobo-banyumas, jadi ketika longsor, dampaknya langsung ke jalan utama,” ungkap kepala BPBD Wonosobo, Bambang Triyono.

Menurutnya, kejadian longsor di saluran clumbring dalam setahun bisa lebih dari satu kali, longsor tersebut berasal dari tebing yang ada di atasnya. Material longsor langsung menutup badan saluran, dampaknya air meluap ke badan jalan raya.

“Jadi longsor sepanjang lokasi tersebut dalam satu tahun bisa lebih dari tiga kali, dengan titik longsor yang berbeda,” ujarnya.

Sedangkan untuk longsor yang baru saja terjadi lantaran dipicu oleh hujan deras di wilayah Selomerto, mengakibatkan longsornya tebing dan menutup saluran irigasi, luasan tebing longsor memiliki  panjang 10 dan tinggi 15 meter, dampak dari longsor selain menutup irigasi, juga mengakibatkan melebarnya saluran irigasi yg mengakibatkan tergenangnya jalan raya Wonosobo – Banyumas.

“Tim BPBD dan relawan telah melakukan peninjauan lokasi serta menyingkirkan material longsor yang menutup saluran, agar air kembali mengalir secara normal,” katanya.

Pihaknya berharap pemerintah desa dan warga setempat serta pengguna air saluran tersebut untuk  melakukan pemetaan terhadap kondisi saluran clumbring, sehingga bisa diketahui potensi titik longsor serta upaya yang akan dilakukan kedepan.

“Saya kira perlu ada pemetaan secara bersama, ada berapa titik potensi longsor dan upaya yang akan dilakukan, sehingga ketika terjadi hujan deras sudah ada langkah antisipasi,”terangnya.

Hujan deras disertai dengan angin kencang diprediksi masih akan terjadi di wilayah Wabupaten Wonosobo. Terkait hal tersebut masyarakat diminta untuk waspada dan membangun semangat gotong royong untuk membersihkan saluran serta melakukan pengawasan di lingkungan masing-masing. (gus)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: magelangekspres.com