Sekolah di SDN Pungangan Mojotengah Benar-benar Gratis, Luncurkan Program Enterpreneurship

Sekolah di SDN Pungangan Mojotengah Benar-benar Gratis, Luncurkan Program Enterpreneurship

Bupati Wonosobo potong pita peluncuran program enterpreneurship dan website SDN 1 Pungangan Mojotengah Wonosobo, Kamis 25 Mei 2023.-FOTO : MOHAMMAD MUKAROM/MAGELANG EKSPRES-

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.DISWAY.ID - Menempuh pendidikan di SDN Pungangan, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo benar-benar gratis. Anak yang sekolah di tingkat dasar tersebut sama sekali tidak dipungut biaya sepeserpun.

 

Kepala SDN 1 Pungangan, Salamah menyebut, tidak ada satupun peserta didik yang diwajibkan membayar SPP. Total sebanyak 110 siswa bisa menikmati pendidikan dengan tanpa biaya.

BACA JUGA:Inilah 5 Daerah Termiskin di Jawa Tengah, Wonosobo Masih Jadi Runner Up

"Totalnya 110 anak di sini dan tidak kami pungut biaya sepeserpun," katanya, Kamis 25 Mei 2023.

Salamah mengaku dapatkan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) dari pemerintah pusat, meski begitu besaran anggaran yang digelontorkan kepada siswa masih dianggap terbatas.

"Setiap anak mendapatkan dana BOSP. Per anak dapat Rp900 ribu. Namun bantuan tersebut lebih banyak untuk kebutuhan siswa pribadi seperti pembelian seragam, buku, dan kebutuhan personal lainnya," terangnya.

BACA JUGA: 53 Desa dan Kelurahan di Wonosobo Masuk Kategori Kumuh

BACA JUGA:Luar Biasa! Bangun Kantor Senilai Rp400 Juta, Fatayat NU Wonosobo Andalkan Swadaya Anggota

Di sisi lain, bertepatan dengan acara pentas seni tahunan, SDN 1 Pungangan meluncurkan program sekolah enterpreneurship dan website sekolah.

Gagasan itu mendapat respons baik dari Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat. Saat diwawancarai Wonosobo Ekspres, dirinya beri apresiasi terhadap ide yang muncul dari guru setempat.

BACA JUGA:DOR 2023, Sandiaga Uno: Pulihkan Ekonomi Melalui Sport Tourism

"Selamat dan sukses atas launching-nya program sekolah wirausaha dan website sekolah. Saya bangga karena kita tidak kekurangan guru-guru kreatif untuk berikan kontribusinya sebegitu maksimal," ujar Bupati Afif.

Dalam kesempatan itu Afif mengatakan, dirinya yakin jumlah anak tidak sekolah (ATS) di Wonosobo akan terus berkurang. Menurutnya, kegiatan peluncuran sekaligus pemotongan pita olehnya itu dapat dijadikan sebagai momentum bersejarah di Wonosobo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: magelang ekspres