Ramai Akun LGBT di Medsos, DPRD Temanggung Desak Polisi Bertindak Tegas

Ramai Akun LGBT di Medsos, DPRD Temanggung Desak Polisi Bertindak Tegas

Anggota Komisi D DPRD Temanggung A Syarif Yahya-SETYO WUWUH-TEMANGGUNG EKSPRES

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.ID Meningkatnya aktivitas akun dan grup yang mengakomodir komunitas Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di berbagai platform media sosial memantik keprihatinan mendalam dari Komisi D DPRD Kabupaten Temanggung.

Wakil rakyat mendesak aparat kepolisian segera turun tangan mengatasi fenomena ini demi menjaga ketertiban sosial dan moral generasi muda.

Anggota Komisi D DPRD Temanggung, A Syarif Yahya, menyampaikan bahwa dalam beberapa pekan terakhir, pihaknya mendapati maraknya akun yang secara terbuka mempromosikan dan membentuk komunitas LGBT di dunia maya.

BACA JUGA:20.000 Warga Temanggung Terancam Kehilangan BPJS, DPRD dan Bupati Prihatin

Fenomena ini dinilai bertentangan dengan norma budaya serta nilai-nilai konstitusi yang dianut bangsa Indonesia.

"Ini menjadi keprihatinan tersendiri bagi kami sebagai wakil rakyat. Keberadaan akun-akun yang terang-terangan mengakomodir LGBT sangat meresahkan masyarakat," tegas Syarif Yahya, Senin, 16 Juni 2025.

Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menilai, meski negara menjamin hak hidup setiap warga negara, termasuk kelompok LGBT, hal itu tidak berarti memberikan ruang untuk promosi gaya hidup yang bertentangan dengan norma-norma masyarakat Indonesia.

BACA JUGA:Meski Raih WTP, Temuan BPK Jadi Sorotan DPRD Temanggung: Dana Hibah hingga Proyek Infrastruktur

Ia menekankan bahwa kampanye maupun pengorganisasian komunitas LGBT secara terbuka bukan bagian dari jaminan hak tersebut.

Lebih lanjut, Syarif menyebut LGBT sebagai bentuk penyimpangan psikologis yang dapat mengancam masa depan generasi muda, terutama anak-anak usia sekolah yang masih sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan.

"Anak-anak dan remaja sangat mudah terbawa arus. Ini bukan hanya tanggung jawab guru dan orang tua, tapi juga semua elemen masyarakat harus terlibat aktif agar pergaulan menyimpang ini bisa dicegah," ujarnya, yang juga dikenal sebagai salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU) di Temanggung.

BACA JUGA:Komisi B DPRD Temanggung Soroti Rehabilitasi Jalan Karangtejo-Kundisari, Ini Catatannya

Menurutnya, pencegahan LGBT di Temanggung harus dilakukan secara menyeluruh.

Selain edukasi dan konseling yang mengedepankan rasionalisasi emosi dan pikiran, pendekatan melalui pendidikan agama dan spiritual juga sangat penting untuk membentengi moral anak-anak muda.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: temanggung ekspres

Berita Terkait