Angin Kencang Terjang Magelang, BNPB Edukasi Mitigasi Bencana
ILUSTRASI. Angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kota dan Kabupaten Magelang-wirestock-FREEPIK
MAGELANGEKSPRES.ID – Angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kota dan Kabupaten Magelang.
Salah satunya terjadi di Desa Sriwedari, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang pada Senin, 20 Oktober 2025.
Hal itu menyebabkan satu tiang listrik setinggi sembilan meter roboh, beberapa pohon tumbang, atap rumah pecah, dan menyebabkan aliran listrik padam.
BACA JUGA:Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Banyak Terjadi di Kabupaten Magelang
Oleh karena itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana angin kencang.
Dimana angin kencang merupakan bagian dari proses pertumbuhan awan cumulus nimbus yang terjadi saat peralihan musim panas ke musim penghujan.
Untuk itu, masyarakat diminta agar memahami langkah-langkah dalam mitigasi bencana alam.
BACA JUGA:Beri Pemahaman Pentingnya Mitigasi Bencana, KKN UNTIDAR Kalirejo Gelar Sosialisasi
Seperti dalam laman BNPB, warga dapat membawa masuk barang-barang ke dalam rumah agar tidak terbawa angin kencang.
Jangan lupa segera menutup serta mengunci pintu dan jendela yang ada.
Selain itu, BNPB juga mengingatkan agar warga mematikan aliran listrik dan peralatan elektronik ketika terjadi angin kencang terjadi untuk menghindari korsleting.
BACA JUGA:Jalan Sehat Hari Santri di Krincing Meriah, BRI Magelang Beri Dukungan Penuh
Apabila muncul tanda-tanda petir, warga disarankan segera membungkuk, duduk, dan memeluk lutut ke dada, bukan tiarap di atas tanah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres