Wabah PMK Berdampak Besar pada Penjualan Hewan Kurban

Wabah PMK Berdampak Besar pada Penjualan Hewan Kurban

RAMAI. Pasar hewan di Kabupaten Temanggung mulai ramai. (foto:setyo wuwuh/Temanggung ekspres)-Pedagang hewan ternak-Magelangekspres.com

TEMANGGUNG - Pedagang hewan ternak terutama hewan kurban di Temanggung berharap, penyakit mulut dan kuku (PMK) segera berakhir, sehingga harga jual hewan kurban bisa kembali normal.

"Secara tidak langsung PMK mempengaruhi harga jual sapi dan kambing," ungkap Tarno salah satu pedagang kambing di Temanggung, kemarin.

Menurutnya, sejak sebelum pasa hewan ditutup, harga jual kambing dan sapi sudah mulai turun, setidaknya untuk kambing turun hingga Rp250 ribu per ekor sedangkan sapi bisa lebih dari Rp500 ribu per ekor.

Apalagi lanjutnya, saat pasar hewan ditutup, praktis perdagangan hewan ternak untuk kurban berhenti total, sebagian besar pedagang lebih memilih merawat dan berusaha menjual kambing dan sapinya dari kandang.

"Dampaknya sangat terasa, sejak sebelum tutup hingga saat ini belum ada perubahan yang berarti," tuturnya.

Senada juga diungkapkan Narimo pedagang lainnya, harga jual kambing dan sapi sampai saat ini masih belum ada peningkatan, padahal Idul Adha tinggal menunggu hari saja.

Padahal biasanya saat menjelang idul kurban seperti saat ini menjadi panen rayanya para pedagang kambing dan sapi. Banyak pedagang dari luar Temanggung yang membeli hewan kurban di pasar-pasar hewan di Temanggung.

"Biasanya dari Jogjakarta, Magelang, Semarang dan beberapa daerah lainnya membeli kambing dan sapi dari Temanggung dan kemudian dijual lagi di daerah masing-masing," ceritanya.

Namun katanya, saat ini permintaan kambing dan sapi dari luar daerah juga tidak menunjukkan adanya peningkatan. Kemungkinan adanya aturan dari pemerintah yang bertujuan untuk mencegah penyebaran PMK ini menjadikan permintaan belum naik.

Ia berharap, kondisi semakin membaik, upaya pemerintah mencegah penyebaran PMK bisa segera membuahkan hasil yang optimal, sehingga harga jual kambing dan sapi bisa normal kembali.

"Semoga saja vaksinasi yang dilakukan bisa membuahkan hasil, hewan kembali sehat dan perdagangan bisa kembali lancar, harga juga bisa semakin naik," harapnya. (set) 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelangekspres.com