Komisi IX DPR Temukan Kejanggalan Anggaran Program Makan Bergizi Gratis
Anggota Komisi IX DPR RI, Vita Ervina.-Setyo Wuwuh-Magelang Ekspres
TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.ID - DPR RI Komisi IX melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai mitra kerja Komisi IX DPR RI.
Evaluasi ini dilakukan berdasarkan hasil kunjungan lapangan dan monitoring di sejumlah satuan pendidikan.
Dalam pelaksanaannya, Komisi IX menemukan adanya ketidaksesuaian antara kriteria pemenuhan gizi anak sekolah dan pelaksanaan anggaran menu.
Anggota Komisi IX DPR RI, Vita Ervina, menjelaskan bahwa secara kebijakan, anggaran per porsi telah ditetapkan sebesar Rp10.000,00 untuk porsi besar dan Rp8.000,00 untuk porsi kecil.
BACA JUGA:Vita Ervina: Kenaikan Iuran JKN Jangan Jadi Jalan Pintas Tutup Defisit BPJS
Namun, hasil pengawasan di lapangan menunjukkan bahwa menu yang diberikan belum sepenuhnya mencerminkan pemanfaatan anggaran tersebut secara optimal.
"Secara anggaran, porsi besar dialokasikan Rp10.000 dan porsi kecil Rp8.000. Namun dalam pelaksanaan di lapangan, kami menemukan bahwa menu yang disajikan masih belum sepenuhnya membelanjakan alokasi anggaran tersebut, sehingga berdampak pada kualitas dan kelengkapan gizi makanan,” ujar Vita Ervina, kemarin.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi mengurangi nilai manfaat Program MBG bagi anak sekolah, terutama dalam pemenuhan gizi seimbang sesuai kebutuhan usia.
“Program ini tidak hanya soal tersalurnya makanan, tetapi juga memastikan bahwa setiap rupiah anggaran benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak. Ini yang perlu menjadi perhatian dan bahan evaluasi bersama,” jelas Vita.
BACA JUGA:Rencana Gedung KDMP Banyuurip Temanggung Ditolak, Terkendala Cagar Budaya
Ia mendorong BGN untuk melakukan evaluasi teknis dan pengawasan lebih ketat, termasuk memastikan bahwa anggaran per porsi dibelanjakan secara proporsional, transparan dan akuntabel sesuai dengan perencanaan menu yang telah ditetapkan.
"Kami berharap BGN dapat segera melakukan penyesuaian dan perbaikan agar pelaksanaan Program MBG di lapangan sejalan dengan kebijakan anggaran dan standar gizi yang telah ditetapkan,” tegas Vita.
Pihaknya juga menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi pengawasan serta memperkuat sinergi dengan BGN demi memastikan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis dan pemenuhan hak gizi anak sekolah di seluruh Indonesia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: