Susi Saksi di Sidang Ferdy Sambo Ternyata Warga Wonosobo, Suami: Berkata Jujur Saja

Susi Saksi di Sidang Ferdy Sambo Ternyata Warga Wonosobo, Suami: Berkata Jujur Saja

ART. Kujaeni suami dari Susi ART keluarga Ferdy Sambo didampingi Kades Tegeswetan Kepil.(foto : Agus Supriyadi/Wonosobo ekspres)--Magelangekspres.com

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.DISWAY.ID- Sidang lanjutan terdakwa kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J mendadak viral. Pasalnya salah satu saksi yang dihadirkan, yakni Susi dianggap memberikan kesaksian yang berbelit-belit.

Susi merupakan salah satu asisten rumah tangga (ART) mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Dia adalah salah satu dari 12 saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) dalam persidangan hari ini.

Dalam sidang lanjutan pada Senin lalu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ketua Majelis Hakim membacakan identitas para saksi, termasuk saksi Susi. Disebutkan, Susi merupakan pekerja di rumah Ferdy Sambo. Susi lahir di Sampang pada tanggal 1 Juli 1992. Susi tinggal di Desa Tegeswetan, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah.

Dalam kesaksiannya, Susi bekerja di rumah Ferdy Sambo di Jalan Bangka sejak bulan Juli tahun 2020. Ketika bekerja di rumah Ferdy Sambo di Bangka dan Saguling, ia bertugas memasak dan membereskan rumah.

“Yang asli warga Desa Tegeswetan itu suaminya Susi, bernama Kujaini. Kalau Susi aslinya itu dari Madura. Ia menikah dengan orang sini, makanya jadi warga Tegeswetan,” ungkap Kades Tegeswetan, Agus Setyo Santoso.

Menurutnya, Susi merupakan salah satu warganya yang tinggal di Dusun Bojongan RT 16 RW 06, Desa Tegeswetan, Kecamatan Kepil. Susi tercatat sebagai warga desa tersebut sejak tahun 2019 lalu. Selain Susi, katanya, ada 4 orang yang berasal dari Desa Tegeswetan yang bekerja di rumah Ferdy Sambo.

“Kalau ndak salah, berdasarkan informasi yang saya terima ada 1 keluarga Susi yang bekerja di rumah Ferdy Sambo. Selain Susi, ada adik-adiknya suaminya mbak Susi. Dulunya total ada 4 orang, tetapi sekarang tinggal 2 orang sama Susi,” bebernya.

Sementara itu, Suami Susi, Kujaeni meminta kepada Susi untuk berkata jujur saat diminta menjadi saksi. Ia berpesan agar istrinya tersebut tidak berbohong dan berkata apa adanya sesuai apa yang diketahui.

“Jadi orang itu tidak usah bohong, berkata yang jujur saja. Orang jujur itu penting, karena tidak jujur itu hancur,” katanya.

Pihaknya meminta kepada Susi agar tidak takut untuk berkata jujur siapa yang terlibat, karena di Indonesia ada hukum. Ia juga berharap kepada istrinya untuk tidak membela siapapun dalam bersaksi.

“Berkata jujur saja, tidak usaha membela siapapun. Bela anak dan keluarga saja, ingat di rumah ada anak-anak yang sudah kangen sekali,” ucapnya.

Kujaeni menambahkan, bahwa istrinya itu sudah bekerja di rumah Ferdy Sambo selama kurang lebih 3 tahun. Selama bekerja jadi ART tersebut, ia jarang pulang bahkan saat lebaran. Susi pulang terakhir lebih dari 1 tahun yang lalu.

“Terakhir pulang 1 tahun lalu saat acara cukur anak. Memang tidak boleh pulang, kalau pulang harus ada yang menggantikan sementara di sana,” terangnya.

Menurutnya, komunikasi dengan istrinya berjalan lancar. Terakhir komunikasi saat ia akan menjadi saksi dalam sidang. Istrinya pun tidak pernah cerita terkait kasus Ferdy Sambo.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelangekspres.com