Speling Bidik 1.278 Desa, Pemprov Jawa Tengah Gandeng 361 Rumah Sakit
ANTUSIAS. Sejumlah warga antusias mengikuti program Speling atau dokter spesialis keliling yang digagas Pemprov Jawa Tengah menjangkau di desa-desa.-IST-MAGELANG EKSPRES
SEMARANG, MAGELANGEKSPRES.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan program Dokter Spesialis Keliling (Speling) menjangkau 1.278 desa hingga Maret 2026.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yunita Dyah Suminar, Senin, 23 Juni 2025.
Dia bahkan menyebut, target ini akan segera tercapai berkat sinergi kuat bersama 361 rumah sakit yang tersebar di seluruh wilayah Jateng.
"Pelaksanaannya bisa serentak, dan dengan kolaborasi yang ada, kami sangat optimistis Speling bisa menyentuh seluruh sasaran," tegasnya, Senin (23/6).
BACA JUGA:Diam-diam Malaysia Sudah Suntik Modal ke Jateng, Nilainya Bukan Kaleng-Kaleng
Program Speling merupakan layanan kesehatan keliling yang menghadirkan langsung dokter spesialis ke desa-desa, terutama di wilayah miskin dan terpencil.
Dalam waktu singkat, program ini sudah menjangkau 152 desa di 32 kabupaten/kota. Sebanyak 17.900 warga telah dilayani secara gratis.
Selain Speling, Pemprov Jateng juga menjalankan Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang fokus pada skrining kesehatan dasar.
BACA JUGA:Gas Melon Kalah Telak! CNG dari Jateng Ini Lebih Murah dan Gratis Instalasi
Hingga pertengahan 2025, program CKG sudah menjaring lebih dari 3,8 juta warga.
Menurut Yunita, kedua program ini dijalankan secara sinergis dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Bahkan, program ini juga memberi manfaat langsung bagi tenaga medis lokal, terutama dokter puskesmas yang mendapatkan transfer ilmu dari para spesialis, seperti teknik membaca hasil USG.
Temuan penyakit bervariasi di tiap wilayah. Di kawasan rob, penyakit kulit jadi keluhan utama.
BACA JUGA:Mainan Anak dari Kendal Tembus Pasar Amerika di Tengah Tantangan Global
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres