Warga Nepal Van Java Gelar Merti Dusun dan Sedekah Bumi, Cara Masyarakat Lokal Pertahankan Tradisi

Warga Nepal Van Java Gelar Merti Dusun dan Sedekah Bumi, Cara Masyarakat Lokal Pertahankan Tradisi

Masyarakat Dusun Butuh atau lokasi wisata "Nepal Van Java" menggelar tradisi merti dusun-@disdikbudkabmgl-INSTAGRAM

MAGELANGEKSPRES.ID Masyarakat Dusun Butuh, Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang yang dikenal dengan wisata "Nepal Van Java" menggelar tradisi merti dusun dan sedekah bumi pada 23–24 Agustus 2025.

Acara yang diselenggarakan setiap bulan Safar atau Saparan ini diwarnai dengan berbagai prosesi adat.

Mulanya para warga akan mengenakan pakaian adat Jawa seperti Surjan untuk laki-laki dan Kebaya untuk perempuan.

BACA JUGA:Selain Nepal Van Java, Inilah Potensi Wisata di Kecamatan Kaliangkrik Magelang

BACA JUGA:Yura Yunita dan Padi Tampil dengan Ogoh-ogoh Naga Magelang di The Indonesian Broadway 2025

BACA JUGA:Mulai 2026, Anak Pidana Bakal Dibina di MAJT Kabupaten Magelang

Setelahnya, acara akan dimulai dari doa bersama, arak-arakan gunungan hasil bumi, pembagian hasil panen, hingga penampilan tari tradisional.

Prosesi itu menjadi cara untuk mensyukuri hasil tani sekaligus harapan akan kesejahteraan bagi warganya.

"Ritual ini (merti dusun dan sedekah bumi) bukan hanya wujud syukur tapi juga perlindungan dari bencana, kesuburan tanah, dan keberkahan hidup," tulis Instagram @griyo_butuh (24/8).

BACA JUGA:Karnaval Merti Dusun Pule Magelang Berlangsung Meriah

BACA JUGA:Polresta Magelang Himbau Soal Uturn Jalan, Daerah Rawan yang Kerap Memakan Korban

BACA JUGA:Nuansa Outbound Warnai Karnaval HUT RI ke-80 di Secang Kabupaten Magelang

Selain itu, hal ini juga memperkuat persaudaraan antargenerasi dan mempererat tali silaturahmi antarwarga dusun.

Sekaligus mempertahankan tradisi dan melestarikan budaya yang lekat dengan masyarakat jawa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelang ekspres

Berita Terkait