Kampung Mudal Magelang, Simbol Keberkahan dan Kemakmuran Masyarakat Jawa

Kampung Mudal Magelang, Simbol Keberkahan dan Kemakmuran Masyarakat Jawa

ILUSTRASI. Kampung Mudal tidak hanya menyimbolkan betapa melimpahnya mata air di Magelang namun juga sebagai nilai kehidupan-IST-MAGELANG EKSPRES

MAGELANGEKSPRES.ID - Kampung Mudal tidak hanya menyimbolkan betapa melimpahnya mata air di Magelang namun juga sebagai nilai-nilai kehidupan.

Pemukiman tersebut berada di Kelurahan Kemirirejo, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang.

Asal muasalnya, kata Mudal sendiri berasal dari istilah yang merujuk pada mata air yang tak pernah berhenti (mudal-mudal).

BACA JUGA:Mata Air Sripungaten Segera Tuntas, Masyarakat Magelang Selatan Tak Sulit Lagi Dapat Air Bersih

BACA JUGA:Nama Kampung yang Paling Unik di Kota Magelang

BACA JUGA:3 Lokasi Pasar Klitikan Magelang, Punya Koleksi Barang Jadul hingga Antik

Sehingga hal ini menguntungkan masyarakat Magelang dalam menghindari wabah kekeringan khususnya di musim kemarau.

Selain itu, filosofi dari mata air ini juga sudah dipahami lama oleh masyarakat jawa.

Hal itu tercantum dalam pesan-pesan dari kesenian pewayangan seperti melansir buku Toponim Kota Magelang dari Direktorat Sejarah, Dirjen Kemendikbud.

BACA JUGA:PDAM Kota Magelang Sambut Positif Pembangunan Mata Air Sripungaten yang Segera Tuntas

BACA JUGA:Jejak Peninggalan Belanda di Kampung Kemirikereb Magelang

BACA JUGA:4 Cafe Nuansa Vintage di Magelang, Diantaranya Punya Koleksi Antik Peninggalan Belanda

"...lenggak-lenggok lampahing toya ingkang mijil saking sendang-sendang wening, tirtane pinara-para playune tinampi wadhuk binendung-nendung kinarya angileni sawah myang pategalaning narakisma.”

Bila diterjemahkan artinya menjadi “...berkelok-kelok air mengalir keluar dari mata air yang jernih, airnya dibagi-bagi dimasukkan ke waduk-waduk untuk digunakan mengairi sawah dan ladang para petani.”

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait