Purworejo Gelar Gladi Tsunami, Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Hadapi Gempa Laut

Purworejo Gelar Gladi Tsunami, Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Hadapi Gempa Laut

GLADI LAPANG. BPBD Kabupaten Purworejo menggelar Gladi Lapang Bencana Tsunami di Lapangan Desa Jogoresan Kecamatan Purwodadi, kemarin.-EKO SUTOPO-PURWOREJO EKSPRES

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.ID Wilayah selatan Kabupaten Purworejo memiliki potensi tinggi terhadap gempa dan tsunami mengingat lokasinya yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia.

Karena itu, masyarakat perlu memiliki kesadaran dan pemahaman yang baik tentang langkah-langkah penyelamatan diri saat bencana terjadi.

Kondisi tersebut disikapi oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Gladi Lapang Bencana Tsunami di Lapangan Desa Jogoresan Kecamatan Purwodadi, Kamis (13/11).

BACA JUGA:16 Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten Purworejo Dikukuhkan

Gladi Lapang Bencana Tsunami diawali dengan Apel Pembukaan yang dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Purworejo, dr. Tolkha Amaruddin, dan diikuti sekitar 300 peserta dari unsur BPBD, TNI, Polri, SAR, Tagana, PMI, Dinas Kesehatan, relawan, serta warga masyarakat.

Dalam sambutannya, dr. Tolkha menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, terutama kepada warga Jogoresan yang turut aktif berlatih menghadapi potensi bencana.

Gladi lapang ini merupakan bagian penting dari upaya membangun budaya sadar bencana di masyarakat.

BACA JUGA:117 Jiwa di Dua Desa Kabupaten Purworejo Terdampak Banjir

BACA JUGA:Purworejo Gaungkan Semangat 'Generasi Sehat, Masa Depan Hebat' di Hari Kesehatan Nasional 2025

Melalui simulasi, peserta dilatih mengenali jalur evakuasi, menguji kecepatan sistem peringatan dini, serta memperkuat koordinasi antar-instansi.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan latihan nyata untuk mengukur kesiapan kita semua dalam menghadapi bencana. Keseriusan hari ini akan menentukan keselamatan di masa depan,” ungkapnya.

Kepala Pelaksana BPBD Purworejo, Wasit Diono SSos, dalam laporannya menyampaikan bahwa selain untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana tsunami, kegiatan simulasi mitigasi bencana tersebut juga bertujuan menguji efektivitas dokumen mitigasi bencana tsunami Kabupaten Purworejo.

BACA JUGA:Viral! Bocah SD di Purworejo Aniaya Pelajar SMP Gegara Salah Paham WhatsApp

BACA JUGA:Kolaborasi Anak Panti dan ISI Yogyakarta Meriahkan Milad ke-113 Muhammadiyah di Purworejo

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: purworejo ekspres

Berita Terkait