MAGELANGEKSPRES.COM,JAKARTA – Penyaluran bantuan sosial (bansos) bergantung pada akurasi data penerima. Sayangnya, kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, data penerima bansos belum diperbarui sejak 2015. Menurutnya, hal itu yang menjadi kendala terbesar dalam penyaluran bansos bagi masyarakat terdampak Covid-19. Padahal bansos sangat dibutuhkan saat ini ketika aktivitas ekonomi terhambat. Sri Mulyani memaparkan, data yang ada di Kementerian Sosial (Kemensos) berbeda dari realitas di lapangan. Pembaruan data penerima bantuan itu seharusnya dilakukan oleh masing-masing pemerintah daerah (Pemda). Namun, tak semua Pemda melalukan pembaruan data, hingga terjadinya wabah Covid-19. “Data yang ada di Kemensos versus yang ada di realitas masyarakat terdapat deviasi. Sehingga waktu ditelisik ternyata data tersebut belum di-update sejak 2015, karena peng-update-an data tersebut tergantung kepada Pemda,” ujarnya dalam diskusi virtual, Selasa (11/8). Sri Mulyani menyatakan, pihaknya tidak dapat menunggu penyempurnaan data penerima bantuan karena penyaluran bansos Covid-19 sangat mendesak. Maka dari itu, pembaruan data dilakukan paralel alias bersamaan dengan distribusi bansos. Hal ini terlihat, dari data yang dilaporkan, jumlah masyarakat penerima bantuan terus bertambah. “Pemerintah tidak bisa menunggu data terkonfirmasi. Makanya dilakukan pembayaran dulu sambil ke bawah kami tambahkan lagi program sosial untuk bisa menyapu yang belum mendapatkan,” jelasnya. (jpnn)
Data Penerima Bansos Tak Diperbarui Sejak 2015
Rabu 12-08-2020,03:32 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 09-05-2026,12:30 WIB
Pedagang Angkringan di Magelang Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah Kontrakan
Sabtu 09-05-2026,11:24 WIB
Ajang Red Dress Run Interhash 2026 di Magelang Diikuti Ribuan Pelari 44 Negara
Sabtu 09-05-2026,12:51 WIB
Kepesertaan BPJS Kesehatan Magelang Tinggi, Tetapi Ribuan Warga Masih Berstatus Nonaktif
Sabtu 09-05-2026,18:58 WIB
Penyelidikan Kasus Penganiayaan Cacaban, Polisi Bongkar Makam Korban di Bandongan Magelang
Sabtu 09-05-2026,11:31 WIB
Harga Solar Industri Naik, Gubernur Jateng Kawal Aspirasi Nelayan ke Pemerintah Pusat
Terkini
Sabtu 09-05-2026,20:34 WIB
Pemkab Purworejo Rekomendasi Penutupan SPPG Mranti, Usai Temuan Lintah Mati di Menu MBG
Sabtu 09-05-2026,19:51 WIB
Kuota Rumah Subsidi Jateng 2026 Naik 50.000 Unit, Menteri PKP Setujui Usulan Ahmad Luthfi
Sabtu 09-05-2026,19:41 WIB
30.000 Rumah Tak Layak Huni di Jateng Bakal Segera Diperbaiki Lewat Program BSPS
Sabtu 09-05-2026,19:04 WIB
Walikota Magelang Minta Paralegal Posbankum Permudah Akses Bantuan Hukum Warga
Sabtu 09-05-2026,18:58 WIB