WONOSOBO - Pemerintah Kabupaten Wonosobo kembali mengajak warga mampu dan pelaku usaha skala besar untuk menggunakan LPG non PSO atau tidak bersubsidi. Gas elpiji 3 kg hanya diperuntukan untuk warga miskin. “Sejak tiga tahun lalu Pemerintah Kabupaten Wonosobo lalu telah mendeklarasikan penggunaan LPG non subsidi. Ini dalam rangka mendukung program kebijakan energi dari pemerintah pusat terkait penggunaan gas,” ungkap Bupati Wonosobo Eko Purnomo usai pembukaan Sales Poin Bright Gas di Pujasera Allure kemarin. Menurutnya, gas LPG 3 kg yang disubsidi diperuntukan hanya untuk masyarakat miskin. Namun, fakta di lapangan masih banyak warga mampu ataupun para pelaku UKM yang masuk dalam kategori mampu, masih menggunakan LPG bersubsidi ini. “Gas LPG 3 kg yang disubsidi diperuntukan hanya untuk masyarakat miskin. Namun, fakta di lapangan masih banyak warga mampu ataupun para pelaku UKM yang masuk dalam kategori mampu, masih menggunakan LPG bersubsidi ini. Saya berharap masyarakat yang mampu maupun para pelaku UKM, dapat beralih menggunakan LPG non PSO,” katanya. Terkait hal tersebut, dengan adanya titik-titik pusat penjualan gas non subsidi, pihaknya berharap masyarakat yang mampu maupun para pelaku UKM, dapat mengakses pembelian gas elpiji secara lebih mudah dan cepat. “Kita mendukung program pemerintah pusat terkait energi agar bijak menggunakan gas dan sesuai dengan peruntukkannya,” pungkasnya. Dalam rangka mendukung program pemerintah khususnya LPG tepat sasaran, tepat peruntukan bagi masyarakat yang membutuhkan serta mendorong penggunaan LPG non subsidi bagi masyarakat di atas kategori pra sejahtera dan pelaku usaha diatas usaha mikro, Pertamina kembali jalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Wonosobo, dengan membuka titik penjualan gas non subsisidi di pusat jajanan serba ada Wonosobo. (gus)
Diajak Gunakan LPG Non PSO
Senin 09-09-2019,02:07 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 16-06-2026,13:47 WIB
Cinta Batik Semarang Kembangkan Batik Ramah Lingkungan hingga Jangkau Pasar Internasional Berkat LinkUMKM BRI
Selasa 16-06-2026,13:26 WIB
Kendal Jadi Magnet Investasi EV, Rp15 Triliun Digelontorkan Bakal Serap 10 Ribu Pekerja
Selasa 16-06-2026,16:02 WIB
Gus Yusuf Izinkan Santri Nonton Piala Dunia 2026, Tapi Ada Syaratnya
Selasa 16-06-2026,13:34 WIB
Mentan Amran Penuhi Aspirasi Ratusan Petani Papua, Tambah Cetak Sawah dan Benih Komoditas Unggulan
Selasa 16-06-2026,13:53 WIB
Wagub Jateng Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan Umat Beragama di Tengah Keberagaman Masyarakat
Terkini
Selasa 16-06-2026,16:02 WIB
Gus Yusuf Izinkan Santri Nonton Piala Dunia 2026, Tapi Ada Syaratnya
Selasa 16-06-2026,13:53 WIB
Wagub Jateng Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan Umat Beragama di Tengah Keberagaman Masyarakat
Selasa 16-06-2026,13:47 WIB
Cinta Batik Semarang Kembangkan Batik Ramah Lingkungan hingga Jangkau Pasar Internasional Berkat LinkUMKM BRI
Selasa 16-06-2026,13:34 WIB
Mentan Amran Penuhi Aspirasi Ratusan Petani Papua, Tambah Cetak Sawah dan Benih Komoditas Unggulan
Selasa 16-06-2026,13:26 WIB