MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Ketua DPRD Kabupaten Purworejo meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo untuk berhati-hati dalam menyikapi status new normal yang akan diterapkan oleh pemerintah pusat. Pasalnya, ada banyak hal yang perlu dicermati untuk bersiap menghadapi kemungkinan tersebut. \"Secara tren memang angka positif stag dan yang sembuh menurun. Tapi Pemkab ya jangan gegabah,\" ujar Dion Agasi saat ditemui usai memimpin Rapat Paripurna DPRD Purworejo dengan agenda Laporan Pansus LKPJ 2019, Kamis (28/5). Dion melihat di lapangan masih banyak masyarakat yang abai dengan lingkungan ataupun diri mereka sendiri. Itu terlihat dari kerapnya masyarakat yang berkerumun di titik-titik tertentu. \"Memang sekarang yang perlu diperhatikan itu bagaimana membuat masyarakat itu bisa tertib protokol (Covid-19),\" imbuh Dion. Tidak kalah penting yang harus diperhatikan adalah memberikan sosialisasi kepada siswa sekolah. Dion melihat jika sekolah harus mempersiapkan sejak awal sebelum anak masuk sekolah. \"Untuk masuk sekolah juga harus tidak secara keseluruhan, katakan pakai shift atau apa,\" katanya. Dion melihat dibandingkan dengan wilayah lain, sebenarnya di Purworejo lebih permisif. Secara tidak langsung masyarakat sebenarnya telah menjalani kehidupan yang wajar tanpa pembatasan mengikat. \"Kita tidak memberlakukan PSBB, jadi sebenarnya masyarakat sudah leluasa. Karena pasar tidak ditutup ataupun lainnya,\" tambah Dion. Dalam penerapan new normal nanti, Dion meminta agar Pemkab berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Setidaknya ini untuk membantu melakukan penertiban terhadap masyarakat yang masih abai. Wacana pemberlakuan new normal di Kabupaten Purworejo sangat mungkin dilakukan. Tidak adanya penambahan kasus positiv Covid-19 dalam kurun waktu beberapa hari menunjukkan jika kondisi Purworejo semakin baik. \"Tentang keputusan itu, kita menunggu dari pusat seperti apa. Tapi sebenarnya Purworejo sendiri sudah siap jika memasuki new normal,\" ujar Bupati yang ditemui usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Purworejo dengan agenda Laporan Pansus LKPJ 2019 di Gedung Dewan setempat. Pihaknya melihat jika tren yang terjadi di Purworejo bisa menjadi patokan. Pemkab sendiri selama ini sudah all out untuk memberikan penanganan walaupun angka positif di Purworejo sempat melambung naik. \"Sekarang yang sudah sembuh kan semakin banyak dan yang positif tidak bertambah,\" tegas Bupati. (adv/luk)
DPRD Meminta Pemda Hati-hati Terapkan New Normal
Jumat 29-05-2020,03:31 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 09-05-2026,12:30 WIB
Pedagang Angkringan di Magelang Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah Kontrakan
Sabtu 09-05-2026,11:24 WIB
Ajang Red Dress Run Interhash 2026 di Magelang Diikuti Ribuan Pelari 44 Negara
Sabtu 09-05-2026,18:58 WIB
Penyelidikan Kasus Penganiayaan Cacaban, Polisi Bongkar Makam Korban di Bandongan Magelang
Sabtu 09-05-2026,12:51 WIB
Kepesertaan BPJS Kesehatan Magelang Tinggi, Tetapi Ribuan Warga Masih Berstatus Nonaktif
Sabtu 09-05-2026,18:40 WIB
SBY Hadiri Festival Musik Distoria 2026 di Magelang, Pesankan Keseimbangan Seni dan Edukasi
Terkini
Sabtu 09-05-2026,20:34 WIB
Pemkab Purworejo Rekomendasi Penutupan SPPG Mranti, Usai Temuan Lintah Mati di Menu MBG
Sabtu 09-05-2026,19:51 WIB
Kuota Rumah Subsidi Jateng 2026 Naik 50.000 Unit, Menteri PKP Setujui Usulan Ahmad Luthfi
Sabtu 09-05-2026,19:41 WIB
30.000 Rumah Tak Layak Huni di Jateng Bakal Segera Diperbaiki Lewat Program BSPS
Sabtu 09-05-2026,19:04 WIB
Walikota Magelang Minta Paralegal Posbankum Permudah Akses Bantuan Hukum Warga
Sabtu 09-05-2026,18:58 WIB