Peristiwa Penting di Kampung Magelang, dari Era Kolonial hingga Pangeran Diponegoro

Kamis 16-10-2025,07:28 WIB
Reporter : Selia Dwi Amara
Editor : Selia Dwi Amara

MAGELANGEKSPRES.ID - Beberapa peristiwa penting ini berkaitan dengan kampung di Magelang.

Mulai dari era kolonial belanda, Pangeran Diponegoro hingga etnis tionghoa.

Untuk itu berikut kisahnya bila melansir buku Toponim Kota Magelang dari Direktorat Sejarah, Dirjen Kemendikbud.

BACA JUGA:5 Nama Kampung yang Lekat dari Tradisi di Magelang

Peristiwa Penting di Kampung Magelang

1. Panjang

Kampung yang berasal dari kata Sepanjang ini konon tidak terlepas dari rentetan perang jawa.

Pada tahun 1743, seorang Kapitan Tionghoa yang bernama Souw Pan Chiang berjuang melawan VOC di tengah pedalaman Jawa.

Hal itu berkelanjut hingga perlawanan Pangeran Mangkubumi dan Raden Mas Said sepanjang tahun 1744-1757.

BACA JUGA:Asal Usul Nama Kampung di Magelang dari Awalan 'Kebon'

Dalam perjalanan perang tersebut, Raden Mas Said ditemani Sepanjang dan pengikutnya melintasi berbagai wilayah jawa dan menjadi cikal bakal suatu wilayah sebab pernah dilalui olehnya.

2. Ngarakan

Kampung Ngarakan berkaitan dengan peristiwa penting etnis tionghoa.

Dimana patung dewa pelindung klenteng (Toa Pek Kong) dibawa dari Kutoarjo saat dilanda Perang Diponegoro tahun 1825.

Patung tersebut di tempatkan pada sebuah rumah milik etnis tionghoa di Kampung Ngarakan hingga kondisi aman.

BACA JUGA:Nama Kampung di Magelang yang Lekat dengan Tradisi Masyarakat Jawa

30 tahun berselang, para etnis tionghoa yang berhasil mengumpulkan dana dari koordinator Kapitan Tionghoa Kedu Bee Cok Lok membangun Klenteng Liong Hok Bio Magelang dan menempatkan patung tersebut disana.

3. Kerkopan

Kampung kerkopan mengenang sebuah peristiwa penting dari masa kolonial.

Kategori :