BPK Soroti Penanganan TBC, Pemkab Magelang Diminta Berbenah

Rabu 21-01-2026,16:28 WIB
Reporter : Heni Agusningtyas
Editor : Arief Setyoko

MUNGKID, MAGELANGEKSPRES.ID - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menyoroti komitmen Pemkab Magelang dalam penuntasan penyakit tuberkulosis (TBC).

Sorotan tersebut disampaikan saat penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kinerja atas efektivitas upaya penanganan TBC tahun anggaran 2024 dan 2025 hingga triwulan I, Selasa (20/1) sore.

Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah Ahmad Lutfi menyampaikan, pemeriksaan kinerja dilakukan untuk melihat keseriusan pemerintah daerah dalam perencanaan dan pelaksanaan program penanggulangan TBC.

BACA JUGA:Kasus TBC Mengkhawatirkan, DPRD Tegal Desak Sosialisasi Dimassifkan

BACA JUGA:Event Beauty Pop Artos Mall Magelang Hadirkan Puluhan Brand Kecantikan Hingga Fashion Show

Hasilnya, masih ditemukan sejumlah persoalan yang berpotensi menghambat upaya penuntasan.

“Masih ada komitmen yang perlu diperkuat, baik dalam perencanaan, pendataan, maupun sistem penanganan yang terintegrasi,” ujar Ahmad Lutfi.

Menurutnya, pemeriksaan kinerja ini bertujuan mendorong perbaikan.

BACA JUGA:Turunkan Kasus TBC, Gubernur Ahmad Luthfi Luncurkan Speling Melesat dan TB Express

BACA JUGA:IDM Bangun Rumah untuk Warga Borobudur, Bupati Ingin Prioritaskan yang Paling Membutuhkan

BPK ingin program penanganan TBC berjalan lebih rapi, terukur, dan berkelanjutan.

"Kabupaten Magelang menjadi salah satu daerah sampel dalam pemeriksaan nasional penanganan TBC," jelasnya.

Menanggapi temuan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Ady Waryanto menyampaikan bahwa TBC merupakan program prioritas nasional.

Penanganannya membutuhkan kerja lintas organisasi perangkat daerah.

BACA JUGA:Dewan Panggil Diknas dan Kemenag Kabupaten Magelang Selesaikan Polemik Iuran Guru

Kategori :