Upaya itu difokuskan pada peningkatan produktivitas, rehabilitasi irigasi, serta pengamanan produksi dengan target padi 10,5 juta ton GKG dan jagung 3,7 juta ton.
Di bidang ekonomi, pertumbuhan Jawa Tengah pada triwulan III 2025 mencapai 5,37 persen atau melampaui rata-rata nasional.
Penguatan sektor unggulan, pengendalian inflasi, kemandirian desa, serta ketahanan sumber daya alam menjadi strategi utama peningkatan ekonomi.
Pada sektor ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka Jawa Tengah turun menjadi 4,66 persen pada Agustus 2025.
Penurunan tersebut didorong kebijakan pangan berkelanjutan, program petani milenial, peningkatan SDM, revitalisasi BLK, dan kolaborasi industri.
BACA JUGA:Perlu Akselerasi Jumlah Dokter Spesialis untuk Penguatan Layanan Kesehatan Jateng dan Nasional
Di bidang pendidikan dan kesehatan, Pemprov Jateng mendorong revitalisasi sekolah, perluasan Sekolah Rakyat, layanan dokter spesialis keliling, serta penguatan Posyandu.
Selain itu, pengembangan infrastruktur dilakukan melalui pembentukan 10 wilayah pengembangan dan 10 aglomerasi ekonomi baru untuk memperkuat konektivitas dan hilirisasi ekonomi daerah. (Adv)