Cuaca Awal Februari Masih Basah, BPBD Temanggung Tekankan Kesiapsiagaan Warga Hadapi Bencana

Cuaca Awal Februari Masih Basah, BPBD Temanggung Tekankan Kesiapsiagaan Warga Hadapi Bencana

BANJIR. Air menggenang pasca hujan di salah satu jalan di Kabupaten Temanggung-Humas Temanggung -TEMANGGUNG EKSPRES

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.ID Warga Kabupaten Temanggung diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca pada awal Februari yang masih didominasi hujan.

Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), intensitas hujan ringan hingga lebat masih berpeluang terjadi dan berpotensi memicu bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah rawan.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Temanggung, Totok Nur Setyanto, mengatakan Februari masih berada dalam puncak musim hujan, sehingga risiko kejadian seperti tanah longsor, banjir, hingga angin kencang belum mereda.

BACA JUGA:BPBD Temanggung Petakan 16 Kecamatan Rawan Bencana Jelang Puncak Musim Hujan 2026

Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan dampak bencana.

“Potensi hujan dengan intensitas ringan sampai lebat masih ada, sehingga masyarakat perlu tetap waspada,” kata Totok, Senin (2/2/2026).

BMKG memprakirakan hujan sedang hingga lebat terjadi pada 1–2 Februari 2026 di sejumlah kecamatan, di antaranya Bulu, Tembarak, Ngadirejo, Parakan, Kranggan, Tlogomulyo, Selopampang, Bansari, dan Kledung.

BACA JUGA:Hujan Deras Picu Pohon Tumbang dan Rumah Ambrol di Temanggung, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Suhu udara berkisar antara 16 hingga 25 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan tinggi, bahkan mencapai 99 persen.

Memasuki pertengahan pekan, kondisi cuaca diperkirakan masih didominasi hujan ringan disertai cuaca berawan.

Sementara itu, pada periode 8–10 Februari, wilayah dataran tinggi di Temanggung berpotensi mengalami kabut atau udara kabur yang dapat mengganggu jarak pandang.

BACA JUGA:Harga Cabai Tinggi, Petani Kabupaten Temanggung Diintai Ancaman Virus Kuning dan Serangan Penyakit Musim Hujan

Totok menekankan pentingnya kehati-hatian saat beraktivitas, khususnya bagi pengguna jalan yang melintasi jalur licin dan kawasan rawan kabut.

Selain itu, warga juga diimbau menjaga kebersihan saluran air untuk mencegah genangan dan banjir, serta rutin memantau informasi cuaca resmi dari BMKG.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: temanggung ekspres

Berita Terkait