MAGELANG EKSPRES.ID-Surga dipersiapkan buat orang-orang yang bertakwa. Diantara sifat penghuni surga adalah bertakwa.
Allah Ta’ala berfirman,
{ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي ٱلسَّرَّآءِ وَٱلضَّرَّآءِ وَٱلۡكَٰظِمِينَ ٱلۡغَيۡظَ وَٱلۡعَافِينَ عَنِ ٱلنَّاسِۗ وَٱللهُ يُحِبُّ ٱلۡمُحۡسِنِينَ ۞ }"(Yaitu) orang-orang yang menafkahkan hartanya, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan." (QS. Ali Imran: 134)
Ayat ini berkaitan dengan sifat-sifat penghuni surga. Surga itu dipersiapkan buat orang yang bertakwa. Di antara sifat orang yang bertakwa itu adalah suka membantu orang lain, suka bershadaqah, baik dalam kondisi sempit atau lapang.
Baik di kala senang maupun susah dia senantiasa bersedekah. Bukan hanya itu, dia berbuat baik dengan orang lain. Kalau ada orang lain yang berbuat jahat atau menyakiti maka, dia berusaha menahan amarahnya, mengontrol emosinya. Lebih dari itu, dia memaafkan orang lain.
{ وَٱللهُ يُحِبُّ ٱلۡمُحۡسِنِينَ ۞ }"Allah suka kepada orang-orang yang berbuat kebaikan."
Artinya, dia sudah menahan emosinya, dia sudah memaafkan orang yang menyakitinya, tambah lagi dia berbuat baik kepada orang yang menyakiti.
{ وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ ۞ }"Dan (sifat-sifat yang baik itu) tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar." (QS. Fushshilat: 35)
Yang bisa seperti ini hanya orang-orang yang sabar. Di saat kita mampu membalas, mengungkapkan dan melampiaskan emosi, kita tahan emosi itu dan kita maafkan orang itu. Kalau kita kasih hadiah, berbuat baik sama orang itu. Tentu ini sikap yang berat, tapi seorang muslim berusaha untuk menggapainya. (*)
*) Kajian Ustadz Syafiq Riza Basalamah