Kisah Penuh Hikmah dari Syaikh Ibnu Baz Rahimahullah

Rabu 01-07-2026,06:00 WIB
Reporter : Abu Hammam
Editor : Abu Hammam

Sebelum syaikh masuk ke majelis, salah seorang masyaikh berkata kepada al-Jumaih: ‘Kalian sangat mencintai Ibnu Baz, dan Ibn Baz juga banyak memuji kalian.’

Maka al-Jumaih berkata: ‘Pada tahun 1396 H, Syaikh pernah meminta pinjaman kepadaku sebesar 4.000.000 riyal untuk dibagikan sebagai gaji para dai di luar negeri, atas tanggungan pribadi beliau.’ Aku pun berkata: ‘Baik.’
Maka Syaikh sangat gembira dan wajah beliau berseri-seri. Beliau mendoakanku sementara aku duduk di sisi beliau: ‘Ya Allah, limpahkanlah kepada al-Jumaih rezeki harta dengan limpahan yang banyak, dan jadikan dia termasuk orang-orang kaya.’

Al-Jumaih berkata: ‘Baru sehari berlalu, anakku menelepon dari Amerika dan berkata: “Wahai Ayah, transaksi kita di Amerika untung 400.000.000!”. Sejak hari itu, rezeki datang kepadaku dengan sangat besar.’

Kemudian aku memberitahukan hal itu kepada Syaikh Ibnu Baz, maka beliau bergembira dan tampak kebahagiaan di wajah beliau, lalu berkata: ‘Ini semata-mata karunia Allah.’

Maka aku berkata kepada Syaikh: ‘Saya relakan pinjaman itu, bahkan saya tambahkan 4.000.000 lagi.’”
Hikmah

•    Barang siapa hidup untuk manusia, maka ia akan hidup di hati mereka.

•    Barang siapa melapangkan satu kesusahan orang lain, maka Allah akan melapangkan kesusahannya di dunia dan akhirat.

•    Apa yang dilakukan karena Allah akan tetap langgeng dan terus berbuah.

•    Sedangkan apa yang dilakukan bukan karena-Nya akan terputus dan hilang. (*)

Sunber : https://bimbinganislam.com

Diterjemahkan dari status: https://x.com/i/status/2051739531850719326

*) Penerjemah : Ustadz Amrullah Akadhinta, S.T.

Kategori :