YIMO 2022 Suguhkan Pengalaman Baru Para Atlet

YIMO 2022 Suguhkan Pengalaman Baru Para Atlet

KEJUTAN. Ganda campuran dadakan, Faza dan Jane, meski baru sekali latihan, mereka sukses melaju ke babak perempat final YIMO 2022 pada hari ketiga, Rabu (14/9).(foto : dok YIMO 2022/magelang ekspres)-YIMO 2022-Magelangekspres.com

MAGELANG SELATAN, MAGELANGEKSPRES.DISWAY.ID – YUZU Isotonic Magelang Open (YIMO) 2022 di GOR Djarum menjadi wadah bagi para atlet muda unjuk kemampuan terbaik maupun mengasah bakat dan mental sebagai calon pahlawan bulutangkis masa depan.

Tak hanya itu, kejuaraan skala nasional yang diikuti oleh tak kurang 450 peserta yang berasal dari 117 klub di Indonesia ini juga menantang atlet agar mampu bertanding di luar zona nyaman mereka.

Ini karena para pemain yang biasa turun di sektor tunggal maupun ganda, kini harus bertanding di nomor ganda campuran. Salah satu atlet belia yang keluar dari zona nyaman adalah Faza Iwadh Kurnia.

Faza biasa bermain di sektor tunggal, pada hari ketiga, Rabu (14/9). Namun pada YIMO 2022 justru dia harus turun di nomor ganda campuran. Dia memandang hal ini menjadi pengalaman baru dan sangat menantang.
"Meski awalnya sempat ragu karena ini bukanlah zona nyaman saya, tapi saya dan pasangan saya Jane akhirnya bisa menyelesaikan babak demi babak dengan skor cukup baik,” ungkap Faza yang pada YIMO 2022 juga turun di nomor ganda putra U-15 bersama Muhammad Luthfi Habibi.

Selain Faza, Jane Maira Faiza yang bertanding di sektor ganda campuran juga jadi pengalaman perdananya. Meski demikian, keduanya berhasil mengalahkan unggulan ketiga, Johanes Nicola Melkis Saputra/Adinta Haura Ghassani (Champions Magelang) dua game langsung 21-11, 21-12 hanya dalam waktu 16 menit.

Diakui oleh Faza dan Jane, mereka baru satu kali menjalani latihan bersama sebelum mengikuti YIMO 2022. Namun, berkat komunikasi yang baik di lapangan serta bermain secara kompak dan solid, Faza/Jane sukses meraih tiket ke perempat final setelah menumbangkan ganda campuran tuan rumah tersebut.

"Kami tidak mau menganggap remeh lawan dan tetap bermain fokus. Terlebih, kami juga buta kekuatan lawan, karena banyak pasangan-pasangan yang baru dipasangkan untuk bermain di Magelang ini. Yang terpenting adalah komunikasi supaya kami dapat bermain dengan rapi dan baik," jelas Faza.
Jane sendiri merasa terbebani bermain ganda campuran. Sebab dirinya sama sekali belum pernah bermain ganda. Bahkan di klub, dia baru dipindahkan dari tunggal ke ganda beberapa hari yang lalu.

"Yang cukup berat karena kalau putri di mix double lebih banyak bermain di bagian depan dan itu harus berani mematahkan serangan-serangan lawan,” timpal Jane, peraih Beasiswa Audisi Umum PB Djarum tahun 2018, yang bermain rangkap pada YIMO 2022 di sektor ganda putri U-15 dengan Anggun Arvina Prawiranata.

Di babak delapan besar, Faza/Jane akan berhadapan dengan Muhamad Naufal Zafran/Rayya Putri Nur Hasanah. Ganda campuran Jaya Raya Solo tersebut melaju ke perempat final setelah mengalahkan Khafi Tirtasena/Hanasa Athaillah Tsabitha dari Champions Magelang.

"Lawan kami nanti cukup berat tapi kami optimis untuk menempati podium teratas di nomor ganda campuran,” kata Jane.

Sementara itu, pengalaman serupa juga dialami oleh ganda campuran lainnya, Genta Restu Handika/Wilia Renasya (Champions Magelang). Mereka diduetkan oleh klubnya khusus untuk bertanding di YIMO 2022. Meski hanya menjalani latihan kurang dari dua minggu, keduanya mengaku sudah mendapatkan chemistry di lapangan.

Dalam tempo 22 menit, Genta/Wilia berhasil menghentikan langkah Tegar Alfarisi Jalu Pamungkas/Nadhifa Nur Zahra (PMS Solo) dengan skor identik 21-15, 21-15.

"Lawan kami tadi cukup seimbang tapi beruntung kami bisa menang. Kita tidak ada strategi khusus, hanya bermain kompak dan kerja keras. Karena bermain ganda campuran itu cukup sulit untuk menjaga emosi dan kekompakkan. Kami berharap kemenangan ini bisa berlanjut sampai di partai final mendatang,” ucap Genta.

Sedang menurut Wilia, butuh berpikir dewasa dan mau mengalah di lapangan jika bermain di sektor ganda campuran. "Semoga kami bisa menjadi juara walaupun lawan-lawan kami tangguh,” Kata Wilia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelangekspres.com