Panen Pahala Waktu Maghrib di Bulan Ramadhan
Panen Pahala Waktu Maghrib di Bulan Ramadhan--
MAGELANG EKSPRES-Ramadhan adalah bulan mulia yang sangat dirindukan. Para ulama senantiasa berdoa enam bulan sebelum bulan Ramadhan memohon pada Allah Ta’ala agar bisa bertemu dengan bulan Ramadhan.
Mereka berharap bisa panen pahala dengan melakukan amal-amal shaleh di bulan Ramadhan. Pahalanya bakal dilipatgandakan.
Manfaatkan waktu Maghrib dengan berbagai aktivitas yang bisa mendatangkan pahala. Ada beberapa aktivitas waktu Maghrib yang bisa dikerjakan untuk meraih panen pahala di bulan Ramadhan. Diantara aktivitas waktu Maghrib yang berpeluang panen pahala adalah :
1. Mengikuti Majelis Ilmu Menjelang Berbuka
Pada bulan Ramadhan, ilmu makin mudah masuk dan setiap orang semangat berada di masjid. Sering didapati masjid sekitar kita, biasa dimanfaatkan untuk kajian atau majelis ilmu waktu menjelang berbuka puasa.
BACA JUGA:Panen Pahala Waktu Ashar di Bulan Ramadhan
Manfaat majelis ilmu disebutkan dalam hadits berikut ini.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَه
“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah membaca Kitabullah dan saling mengajarkan satu dan lainnya melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), akan dinaungi rahmat, akan dikeliling para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya.” (HR. Muslim, no. 2699)
2. Menyibukkan Diri dengan Doa Ketika Menunggu Berbuka
Manfaatkan waktu menunggu buka puasa dengan memperbanyak berdoa. Sebab doa orang yang berpuasa adalah mustajab.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حِينَ يُفْطِرُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ
“Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak : (1) Pemimpin yang adil, (2) Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, (3) Doa orang yang terzalimi.” (HR. Tirmidzi, no. 2526, 3598; Ibnu Majah, no. 1752. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan).
Dalam Tuhfah Al-Ahwadzi (7:278) disebutkan bahwa kenapa doa mudah dikabulkan ketika berbuka puasa yaitu karena saat itu, orang yang berpuasa telah menyelesaikan ibadahnya dalam keadaan tunduk dan merendahkan diri.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: