Belajar dari Kesabaran Nabi Ayyub yang Luar Biasa

Belajar dari Kesabaran Nabi Ayyub yang Luar Biasa

Belajar dari Kesabaran Nabi Ayyub yang Luar Biasa--

Hanya istrinya sajalah yang mau menemani Ayyub atas perintahnya. Sampai istrinya pun merasa lelah hingga mempekerjakan orang lain untuk  mengurus suaminya. (Lihat Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 5: 349)

As-Sudi menceritakan pula bahwa Nabi Ayyub menderita sakit hingga terlihat sangat-sangat kurus tanpa daging, hingga urat syaraf dan tulangnya terlihat. (Lihat Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 5: 349)

Ketika setan menggodanya saat beliau tertimpa musibah, Nabi Ayyub ‘alaihis salam menyatakan,“Segala puji bagi Allah. Dialah yang memberi, Dialah pula yang berhak mengambil.”  Lalu Nabi Ayyub juga menyebutkan bahwa dia tidak memiliki harta dan jiwa sama sekali. (Lihat Tafsir Al-Baghawi, 17: 177)

BACA JUGA:Keistimewaan Telaga Rasulullah yang Tak Dimiliki Nabi yang lain

Pelajaran utama  yang diambil dari kisah Nabi Ayyub adalah bagaimana kesabaran beliau yang luar biasa. Beliau mendapatkan musibah hingga 18 tahun, dalam riwayat lain mengatakan 7 tahun, 7 bulan, 7 hari.

Hanya istri Nabi Ayyub yang bernama Rahmah yang mengurus Nabi Ayyub ‘alaihis salam. Saat mengurus dan membawa bekal pada beliau, istrinya sampai pernah bertanya kepada Nabi Ayyub yang sudah menderita sakit sangat lama, “Wahai Ayyub andai engkau mau berdoa pada Rabbmu, tentu engkau akan diberikan jalan keluar.”

Nabi Ayyub menjawab, “Aku telah diberi kesehatan selama 70 tahun. Sakit ini masih derita yang sedikit yang Allah timpakan sampai aku bisa bersabar sama seperti masa sehatku yaitu 70 tahun.” Istrinya pun semakin cemas. Akhirnya karena tak sanggup lagi, istrinya mempekerjakan orang lain untuk mengurus suaminya sampai memberi makan padanya. (Lihat Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 5: 349-350)

Lihatlah bagaimana kesabaran beliau. Musibah yang sangat berat itu danggap belum seberapa. Jika masa sehat beliau sama dengan sakitnya, itulah baru berat. Luar biasa.

BACA JUGA:Semua Nabi Takut, Hanya Rasulullah yang Berani Menemui Allah saat Hari Kiamat

Pelajaran yang dipetik dari Kisah Ayyub ‘alaihis salam :

1. Jadilah kaya yang bersyukur dan miskin yang bersabar.

2. Tidak jadi sombong dengan kekayaan yang dimiliki. Karena kekayaan itu sebenarnya ujian.

3. Kekayaan di dunia itu titipan Allah. Bila suatu saat diambil maka tidak akan sedih.

4. Setiap musibah yang menimpa kita akan menghapuskan dosa.

5. Tingkatan yang paling tinggi dalam menghadapi musibah adalah bersyukur dengan mengucapkan alhamdulillah. Sebab ada berbagai hikmah dari musibah yang tidak kita pahami.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: