Kecelakaan Beruntun di Turunan Rujak Asem Temanggung, Truk Tronton Terguling

Kecelakaan Beruntun di Turunan Rujak Asem Temanggung, Truk Tronton Terguling

Truk tronton terguling usai terlibat kecelakaan di turunan Rujak Asem, Desa Bejen, Kabupaten Temanggung, Kamis (27/8/2026).-DOK-MAGELANG EKSPRES

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.ID - Kondisi jalan menurun disertai ruang gerak yang sempit kerap memicu petaka jika pengendara kurang waspada dalam memacu kendaraannya.

Situasi nahas itu tergambar saat kecelakaan beruntun yang melibatkan dua truk dan satu unit sepeda motor di turunan Rujak Asem, Dusun Saren, Desa Bejen, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung, terjadi Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.

Insiden pada waktu subuh tersebut melibatkan truk tronton bernomor polisi B 9281 TIP, truk H 8514 MM, dan motor Honda Supra H 3452 RM.

BACA JUGA:Bupati Magelang Dorong Parade VW Safari Borobudur Jadi Agenda Wisata Tahunan

Benturan keras mengakibatkan satu kendaraan berat terguling hingga menutup total akses jalan, membuat arus lalu lintas dari kedua arah tersendat.

Kasat Lantas Polres Temanggung, AKP Yosra Meidicta Mandung membenarkan peristiwa tersebut. Kecelakaan bermula saat truk tronton yang dikemudikan DW, warga Tangerang, Banten, melaju dari arah Candiroto menuju Bejen.

Sesampainya di lokasi kejadian yang kondisinya menurun, sopir bermaksud mendahului truk di depannya yang dikemudikan AF, warga Kendal.

BACA JUGA:Trans Jateng Mulai Mengaspal Tahun Depan, Dishub Kota Magelang Pastikan Angkot Tak Mati

Namun, keterbatasan ruang gerak membuat truk tronton justru membentur bagian samping kanan kendaraan yang hendak disalipnya.

"Kemudian oleng ke kanan dan menabrak sepeda motor dari arah berlawanan, sehingga terjadi kecelakaan beruntun dan truk tronton terguling," ungkap Yosra saat dikonfirmasi.

Akibat tabrakan dari arah berlawanan itu, pengendara sepeda motor Honda Supra bernama S, warga Kendal, mengalami luka cukup parah.

BACA JUGA:Pendaki 17 Tahun Hilang di Gunung Sumbing, Ditemukan Meninggal di Puncak Sejati

Korban langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Bejen lantaran menderita patah tulang pada tangan kirinya.

Di sisi lain, proses evakuasi badan truk yang melintang memakan waktu cukup lama. Upaya petugas kepolisian menyingkirkan kendaraan raksasa tersebut membuat jalur antarkecamatan itu sempat lumpuh selama lebih kurang satu setengah jam.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelang ekspres

Berita Terkait