BACA JUGA:Tumbang di Leg Pertama, Peluang PPSM Magelang Tipis Lolos ke Semifinal
Ketika ditelusuri melalui aplikasi data perusahaan yang terdaftar di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Magelang, dengan memasukkan kata kunci PT Lembah Tidar tidak ditemukan.
Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Magelang, Saleh Apriyanto membenarkan jika alamat PT Lembah Tidar Indonesia memang berada di lokasi satu kompleks dengan Borobudur International Golf & Country Club.
Terpisah Ahmad Syafei, Ketua RW 002 Kelurahan Magersari, Kota Magelang menjelaskan bahwa kompleks golf tersebut sebagian terletak di wilayah Kelurahan Jurangombo Selatan dan Kelurahan Magersari, Kecamatan Magelang Selatan.
BACA JUGA:Polres Magelang Kota Berhasil Tangkap Polisi Gadungan
"Jalan Gatot Subroto di Magersari sepertinya mengarah ke Borobudur Golf yang sisinya lebih menjorok ke Gunung Tidar. Daerah itu termasuk dalam RT 001," tuturnya.
Menurut salah satu karyawan BIG yang enggan disebutkan namanya, ia mengaku asing dengan PT Lembah Tidar Indonesia.
Sebelumnya, tidak pernah mendengar ada PT lain selain Borobudur International Golf & Country Club.
BACA JUGA:Gegara Kericuhan PPSM Magelang Kubur Mimpi di Liga 4 Jawa Tengah Usai Disanksi Komdis PSSI
"Baru dengar. Setahu saya yang ada adalah pendidikan Lembah Tidar itu yang Akmil. Kalau sini golf, beda," katanya.
Viralnya tentang PT Lembah Tidar Indonesia yang terkesan asing ini pun mengundang masyarakat ramai-ramai mencarinya di internet.
Di media sosial, muncul nama Heru Irawanto, seorang politisi dari Partai Gerindra yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Brebes yang diduga sebagai pemilik perusahaan tersebut.
BACA JUGA:Jangan Lewatkan, Magelang Kebangsaan Run dalam Rangkaian Hari Jadi Kota Magelang
Namun, hingga saat ini belum ada klarifikasi resmi mengenai hal ini.
Dalam Surat Edaran Kemendagri Nomor 200.5/628/SJ, pemerintah daerah diwajibkan untuk membayar sebesar Rp 2.750.000 per peserta selama 8 hari, sehingga totalnya mencapai Rp 22 juta per daerah, yang harus disetorkan kepada PT Lembah Tidar Indonesia.
Jurnalis sekaligus pendiri WatchDoc, Dandhy Laksono mengunggah kesamaan kader Gerindra dengan pemilik PT Lembah Tidar Indonesia melalui akun X pribadinya, Rabu, 12 Februari 2025.