(QS. Al-Qadr : 1)
Lailatul qadar di bulan Ramadhan.
Dalam ayat yang lain disebutkan
{ إِنَّا أَنـزلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ }"Sungguh Kami menurunkannya pada malam yang penuh dengan berkah."
(QS. Ad-Dukhan: 3)
Maksudnya, turun dari Allah Subhanahu wa Ta'ala ke Baitul Izzah di langit dunia, lalu diturunkan secara terpisah menurut peristiwa yang dialami oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam.
Jadi turunnya Al-Qur'an dari Baitul Izzah melalui malaikat Jibril kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam, maka ini terjadi pada tahun-tahun yang panjang dan disesuaikan dengan peristiwa yang dialami oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam dan kebutuhan dakwah Beliau.
Jadi yang pertama, kenapa Al-Qur'an (maksudnya: Ramadhan, -ed) disebut sebagai bulan Al-Qur'an? Karena Al-Qur'an diturunkan pada bulan ini, yaitu diturunkan dari Allah ke Baitul Izzah di langit dunia.
Kemudian di antara sebab kenapa Ramadhan disebut sebagai bulan Al-Qur'an adalah karena pada bulan ini, umat Islam diperintahkan untuk memperbanyak bacaan Al-Qur'an, sebagaimana juga telah dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam. (*)