HUT ke-37, SMA Negeri 3 Magelang Luncurkan Aplikasi Smanaga Digital

HUT ke-37, SMA Negeri 3 Magelang Luncurkan Aplikasi Smanaga Digital

DIGITAL. Pada peringatan HUT ke-37, SMA Negeri 3 Kota Magelang luncurkan aplikasi Smanaga Digital guna permudah administrasi sekolah.(foto : huni wejang/magelang ekspres)--Magelangekspres.com

MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.DISWAY.ID - Terobosan yang diluncurkan SMA Negeri 3 Magelang dalam mewujudkan digitalisasi sekolah patut diapresiasi. Pasalnya, sekolah yang berada di Jalan Medang Nomor 17, Rejowinangun Utara, Kecamatan Magelang Tengah tersebut baru saja meluncurkan aplikasi yang diberi nama Smanaga Digital.

Aplikasi yang diluncurkan bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-37 sekolah setemay. Aplikasi ini berguna untuk memudahkan administrasi serta menjadikan proses pembelajaran lebih mudah dan terarah.

Sekolah digital merupakan layanan yang didesain guna mempermudah administrasi sekolah sehingga dapat dikelola secara lebih profesional dan diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan pembelajaran disekolah. Oleh karena itu, SMA Negeri 3 Kota Magelang meluncurkan aplikasi Smanaga Digital dengan slogan cepat, tepat, akuntabel, dan mudah.

Kepala sekolah SMA Negeri 3 Kota Magelang, Rohmat Chozin mengungkapkan digitalisasi sekolah merupakan bentuk gerakan pelayan kepada masyarakat serta meningkatkan mutu pendidikan itu sendiri.

"Aplikasi Smanaga Digital ini diluncurkan dalam peringatan HUT ke-37 yang dilaunching hari Senin lalu, sebagai gerakan pelayanan kepada masyarakat serta meningkatkan pada mutu pendidikan," kata Rohmat.


Ditemui pada kesempatan yang sama, Wahyu Saputro selaku admin Smanaga Digital menjelaskan jika dalam aplikasi tersebut memuat presensi online, ujian online, website sekolah, menu alumni serta buku online yang dapat memudahkan peserta didik.

"Untuk saat ini yang sudah berjalan ujian online, nanti akan digunakan pada hari Senin tanggal 28 mendatang. Untuk tahap uji cobanya akan kami lakukan besok Jumat," jelas Wahyu.

Selain itu, untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sendiri terdapat menu jurnal mengajar online yang harus diisi oleh guru setiap selesai pembelajaran.

"Jadi untuk KBM ada menu jurnal mengajar online. Tiap selesai pembelajaran bapak ibu guru menginput didalam aplikasi ini (smanaga digital) seperti materi dan kehadiran siswa. Selanjutnya diverifikasi kepala sekolah, dan baru bisa menginput lagi," tambah Wahyu.

Sedangkan untuk presensi sendiri baru akan diterapkan mulai tahun ajaran baru tahun depan dan nantinya peserta didik akan diminta untuk presensi 2x sehari yaitu pagi dan sore dan hanya bisa dilakukan di area sekolah guna menghindari kecurangan.

"Untuk presensi kita mulai terapkan tahun ajaran baru karena kalau diterapkan saat ini dirasa tanggung. Dengan hal tersebut, nantinya orang tua juga mempunyai akses, sehingga dapat melihat rekapan presensi putra-putrinya atau monitoring," pungkasnya. (mg3)

Sumber: magelangekspres.com