Sebuah Wisata Tersembunyi yang Mengundang Para Penjelajah untuk Meresapi Keindahan Telaga Warna Wonosobo

Sebuah Wisata Tersembunyi yang Mengundang Para Penjelajah untuk Meresapi Keindahan Telaga Warna Wonosobo

Pesona Telaga Warna sudut Wonosobo yang selalu menakjubkan--Sumber Instagram @wonosobo.scenery

Dilansir dari buku berjudul Misteri Telaga Warna karya Eem Suhaemi (2016), berikut kisah legendaris di lokasi tersebut.

Pada zaman dahulu kala di Kerajaan Kuta Tanggeuhan hiduplah Ratu Purbamanah dan Prabu Swarnalaya.

Mereka merasa sedih karena belum pernah mempunyai anak, hingga ahli nujum istana memberikan nasehat kepada Ratu Purbamanah.

Berkat lamaran tersebut, keduanya dikaruniai seorang anak bernama Nyi Mas Ratu Dewi Rukmini Kencana wungu atau Dewi Kuncung Biru.

Dewi Kuncung Biru sangat manja dan segala keinginannya harus segera dipenuhi. Hingga ulang tahunnya yang ke 17, Dewi Kuncung Biru meminta pakaian terindah dan perhiasan mewah.

Tak berhenti sampai disitu, Dewi Kuncung Biru ingin setiap helai rambutnya dilapisi perhiasan emas.

BACA JUGA:Pesona Batu Karang Yang Cantik Di Wisata Lubang Sewu Wonosobo, Cocok Banget Jadi Spot Sunset!

Raja Swarnalaya yang mendengar permintaan Dewi Kuncung Biru menjadi murka karena menurutnya permintaan itu terlalu berlebihan.

Namun orang-orang yang terlalu menyayangi sang putri rela mengumpulkan harta benda yang tidak membuat Dewi Kuncung Biru bahagia.

Saat pesta digelar, Dewi Kuncung Biru dengan antusias meminta hadiahnya. Namun sikap Dewi Kuncung Biru berubah saat melihat perhiasan yang dikoleksi masyarakat.

Ternyata Dewi Kuncung Biru tidak menyukai bentuk perhiasan itu dan kembali merajuk agar diberikan perhiasan yang lebih indah.

Namun tiba-tiba langit berubah menjadi gelap disusul datangnya hujan, badai, dan kilat.

BACA JUGA:Rekomendasi Staycation Nyaman di Omah Sebumi Magelang Nikmati Sensasi Pedesaan

Akibat sikap Dewi Kuncung Biru, datanglah bencana dan menenggelamkan Kerajaan Kuta Tanggeuhan.

Kemudian Kerajaan Kuta Tanggeuhan berubah menjadi sebuah telaga dengan air berwarna-warni yang konon berasal dari warna perhiasan sang putri. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: