Lawang Sewu Semarang, Bangunan yang Kental Akan Sejarah dan Kisah Seram di Balik kemegahannya

Lawang Sewu Semarang, Bangunan yang Kental Akan Sejarah dan Kisah Seram di Balik kemegahannya

lawang sewu bangunan peninggalan belanda yang angker-Cahyadi Gunawan-tangkap layar Google Maps

MAGELANGEKSPRES -- Bagi kalian yang suka berkunjung ke Semarang, pasti tak asing lagi dengan bangunan peninggalan Belanda yakni Lawang Sewu. Bangunan ini juga terkenal seram dan angker.

Dari luar, Bangunan ini begitu megah dan besar dengan bentuk bangunan yang khas budaya Belanda.

Lokasinya berada di Jl. Pemuda No.160, Sekayu, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah. Cek lokasinya disini.

Bangunan ini disebut oleh lawang sewu karena banyaknya pintu dan jendela yang ada disini. 

Saking banyaknya, orang-orang menyebutnya lawang sewu atau bangunan dengan pintu berjumlah seribu. 

Bangunan ini memiliki sejarah dan cerita mistis dibalik kemegahannya. 

Mulai dari cerita mengenai ruang penyiksaan Jepang kepada pribumi hingga beberapa kali bangunan ini beralih fungsi. 

BACA JUGA:Camping Rp100 Ribuan Saja Sudah Bisa Melihat Golden Sunrise di Mangli SKy View Magelang

Lawang sewu tercatat mulai dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. 

Lawang sewu awalnya merupakan kantor pusat yang digunakan perusahaan kereta api swasta milik Belanda dengan nama Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM). 

Seiring berjalannya waktu ditambah negara Jepang yang juga menjajah Jepang, bangunan ini beralih fungsi sebagai Ryuku Sokyoku (Jawatan Transportasi Jepang) pada tahun 1942-1945. 

Pada zaman Jepang inilah ada beberapa ruangan di Lawang Sewu yang menjadi saksi kengerian penjajahan Jepang. 

Bangunan ini di masa Jepang juga digunakan untuk tahanan dan penyiksaan. 

Banyak sekali yang dipenjara dan di siksa di Lawang Sewu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: