5 Nama Kampung yang Lekat dari Tradisi di Magelang
ILUSTRASI. Nama kampung yang lekat dengan tradisi di Magelang-4045-FREEPIK
MAGELANGEKSPRES.ID – Setiap nama kampung di Magelang memiliki kisah yang menarik di baliknya.
Tak hanya sebatas wilayah, kampung ini lekat dengan tradisi dan kepercayaan budaya masyarakat.
Untuk itu berikut nama kampung yang lekat dengan tradisi di Magelang berdasarkan buku Toponim Kota Magelang dari Direktorat Sejarah, Dirjen Kemendikbud.
BACA JUGA:Asal Usul Nama Kampung di Magelang dari Awalan 'Kebon'
Kampung yang Lekat dengan Tradisi di Magelang
1. Ngarakan
Kampung Ngarakan dipercaya memiliki kaitan erat dengan tradisi Tionghoa.
Konon, patung dewa pelindung yang bernama Toa Pek Kong pernah ditempatkan di kampung ini pada saat Perang Diponegoro tahun 1825.
Oleh karenanya, keberadaan patung tersebut masih menjadi bagian dari ingatan warga sekitar.
BACA JUGA:5 Kilas Sejarah Nama Tokoh Dibalik Berdirinya Kampung Magelang
2. Kupatan
Nama kampung Kupatan muncul dari kebiasaan masyarakat dalam membuat ketupat.
Tradisi ini biasanya dilakukan saat perayaan tertentu seperti Idul Fitri, Idul Adha, atau peringatan lainnya.
Oleh karenanya, kupat masih menjadi tradisi hingga kini yang melambangkan rasa syukur hingga keberkahan hidup.
BACA JUGA:Kilas Sejarah 4 Kampung Jambon Magelang, Perkebunan Jambu yang Eksis di Era Kolonial
3. Kemirikereb
Kampung Kemirikereb memiliki kisah yang sangat erat dengan tradisi Jawa.
Yaitu bulan Ruwah yang biasanya diadakan ziarah ke makam leluhur seperti pada Mbah Kyai Sapon.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: