Baznas Temanggung Dampingi 40 Mustahik Kembangkan Warung Lewat Program ZMart

Baznas Temanggung Dampingi 40 Mustahik Kembangkan Warung Lewat Program ZMart

SOSIALISASI. Baznas Temanggung melakukan sosialisasi kepada para musthik di kantor setempat.-SETYO WUWUH-TEMANGGUNG EKSPRES

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.ID - Sebanyak 40 mustahik (penerima zakat) binaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Temanggung menerima bantuan pengembangan usaha warung atau ritel mikro melalui Program ZMart BAZNAS.

Program ini ditujukan untuk mendorong kemandirian ekonomi, meningkatkan daya saing, hingga membuka peluang mustahik naik kelas menjadi muzakki.

Wakil Ketua Baznas Temanggung, Abdulloh Yusron Avesina, mengatakan Program ZMart merupakan kolaborasi Baznas Temanggung dengan Baznas RI sebagai bentuk inovasi zakat produktif.

BACA JUGA:Baznas Temanggung Prioritaskan Dana Zakat untuk Pendidikan, Ratusan Siswa dan Mahasiswa Terima Beasiswa 2026

Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa modal usaha, tetapi juga mencakup renovasi fisik warung, branding, pelatihan, serta pendampingan intensif.

“Program ZMart ini merupakan inovasi zakat produktif dari Baznas pusat yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan keterampilan mustahik dalam mengelola usaha warung secara profesional,” ujar Yusron, Kamis (5/2).

Melalui program tersebut, lanjutnya, mustahik didorong agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan dan tetap kompetitif di tengah maraknya ritel modern, seperti minimarket dan platform e-commerce.

BACA JUGA:Bupati Temanggung Hentikan Izin Toko Modern demi Selamatkan Warung Kelontong

Selain meningkatkan keterampilan usaha, Program ZMart juga diarahkan sebagai upaya pengentasan kemiskinan, khususnya di wilayah urban dan perkotaan, melalui pemberdayaan ekonomi produktif.

“Yang jelas, melalui program ini diharapkan mustahik tidak hanya menjadi penerima zakat, tetapi mampu bertransformasi menjadi pelaku usaha mandiri, bahkan berpotensi naik kelas menjadi muzakki atau pemberi zakat di masa mendatang,” jelasnya.

Yusron menyebutkan, dari total 40 penerima bantuan, sebanyak 30 mustahik berasal dari dukungan Baznas RI dan 10 mustahik merupakan tambahan dari Baznas Temanggung.

BACA JUGA:Harga Cabai Tinggi, Petani Kabupaten Temanggung Diintai Ancaman Virus Kuning dan Serangan Penyakit Musim Hujan

Setiap penerima akan mendapatkan bantuan senilai Rp8 juta.

Ia menegaskan, dalam Program ZMart, Baznas Temanggung tidak hanya menyalurkan bantuan berupa stok barang dan branding warung, tetapi juga memberikan pendampingan dan pelatihan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: temanggung ekspres

Berita Terkait