Bukan Sekadar Jalan Sehat, 700 Keluarga Besar SD Muhammadiyah Tempuran Bertemu dan Berbaur
KIBASKAN BENDERA. Ketua PCM Tempuran Maksum melepas peserta Big Family Walk atau Jalan Sehat Keluarga Besar SD Muhammadiyah Tempuran dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Sabtu (29/8/2026).-HENI AGUSNINGTYAS -MAGELANG EKSPRES
TEMPURAN, MAGELANGEKSPRES.ID — Selama ini, nama dan wajah mungkin hanya dikenal lewat percakapan di grup WhatsApp. Namun, Sabtu (29/8/2026), para wali murid SD Muhammadiyah Tempuran akhirnya bertemu langsung, berjalan bersama, bersenam, tertawa, dan saling menyapa dalam suasana merah putih.
Sekitar 700 orang yang terdiri atas siswa, wali murid, guru, serta keluarga besar SD dan SMP Muhammadiyah Tempuran mengikuti Big Family Walk atau Jalan Sehat Keluarga Besar SD Muhammadiyah Tempuran.
Mengenakan pakaian bernuansa merah putih, peserta menempuh rute sekitar tiga kilometer melewati Pasar Jambu, Punduh Kidul, Sadegan, Pakeron, Punduh, hingga kembali ke sekolah.
BACA JUGA:Jateng Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Terapkan PSEL dan RDF di Sejumlah Wilayah
Kepala SD Muhammadiyah Tempuran, Dwi Harjanti, mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mempererat hubungan sekolah dengan wali murid.
"Selain supaya sehat, kami ingin mempererat tali silaturahmi antara orang tua dan sekolah," ujarnya.
Yang membuat kegiatan ini berbeda, sekolah untuk pertama kalinya mengemas agenda bersama wali murid dengan melibatkan pihak luar. Selain jalan sehat, acara dimeriahkan penampilan band, pertunjukan sulam, penampilan wali murid, bazar kuliner dan buku, serta doorprize lebih dari 150 hadiah.
BACA JUGA:Berantas Mafia Pangan, Mentan Amran Dapat Dukungan Komnas HAM dan PPM LVRI
Bagi wali murid, kemeriahan tersebut bukan sekadar hiburan. Ada perkenalan yang selama ini tertunda.
Fitriana Dyah, wali murid kelas 2, mengatakan kegiatan tersebut membuat para orang tua dari kelas 1 hingga kelas 6 dapat bertemu dan berkenalan secara langsung.
"Biasanya kita cuma komunikasi lewat grup WhatsApp. Di sini akhirnya ketemu, kumpul, dan jadi tahu, oh ini ibunya si A, ini bundanya si B," katanya.
BACA JUGA:Harga Daging Ayam di Magelang Tembus Rp 45.000, Pembeli Mulai Mengeluh
Menariknya, para wali murid juga ikut tampil dalam acara. Perwakilan dari kelas 1 sampai kelas 6 berlatih bersama dan menampilkan senam.
Persiapan dilakukan singkat. Mereka hanya berlatih sekitar empat kali dalam tiga hari. Bahkan, sebagian wali murid baru benar-benar berkumpul dan saling mengenal sehari sebelum penampilan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres